Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMW E93 Passato Tampil di SEMA 2026, Bawa Nama Indonesia

3 min read
BMW E93 Passato Tampil di SEMA 2026, Bawa Nama Indonesia
BMW Passato tidak hanya mengandalkan tampilan eksterior yang atraktif, tetapi juga membawa sentuhan budaya Nusantara melalui motif Batik Minang (Dok. Istimewa)
  • NMAA dan IMI membawa BMW E93 Passato milik Ilham Zaki Asari ke SEMA Show 2026 di Las Vegas sebagai bagian kampanye promosi kreativitas dan aftermarket Indonesia.

  • Berbasis BMW 320 E93 2010, mobil ini memakai mesin Chevrolet LS3 V8 6,2 liter, transmisi manual enam percepatan, sasis tubular, serta body kit Pandem.

  • BMW Passato mengusung livery Batik Minang, melibatkan banyak spesialis lokal, masuk Top 180 SEMA Battle of the Builders 2026, dan menjadi mobil resmi pertama IMI di SEMA.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) membawa karya modifikasi Indonesia ke panggung internasional melalui SEMA Show 2026.

Dalam ajang yang berlangsung di Las Vegas Convention Center, Amerika Serikat, pada 3–6 November 2026 tersebut, keduanya menghadirkan BMW E93 Passato.

Mobil milik Ilham Zaki Asari ini menjadi salah satu proyek kebanggaan Indonesia yang tampil di pameran modifikasi dan aftermarket terbesar di dunia.

Kehadirannya juga menjadi bagian dari kampanye NMAA From Indonesia to the World, yang bertujuan memperkenalkan kreativitas, inovasi, serta produk aftermarket lokal kepada komunitas otomotif internasional.

BMW Passato tidak hanya mengandalkan tampilan eksterior yang atraktif, tetapi juga membawa sentuhan budaya Nusantara melalui motif Batik Minang.

Perpaduan tersebut menjadi representasi kemampuan builder Indonesia dalam menggabungkan identitas lokal dengan standar modifikasi modern.

  1. 1. BMW Passato mengandalkan mesin V8 Chevrolet LS3

    BMW Passato modifikasi dipamerkan di SEMA Show 2026 setelah masuk daftar Top 180 SEMA Battle of the Builders.
    Kehadiran BMW Passato di SEMA Show 2026 semakin istimewa setelah berhasil masuk jajaran Top 180 dalam kompetisi SEMA Battle of the Builders (Dok. Istimewa)

    BMW Passato dibangun menggunakan basis BMW 320 E93 lansiran 2010. Namun, sektor dapur pacunya mengalami perubahan besar dengan mengandalkan mesin Chevrolet LS3 V8 berkapasitas 6,2 liter.

    Mesin tersebut dipadukan dengan Haltech Rebel LS Kit dan transmisi Tremec TR-6060 enam percepatan. Sistem penggeraknya juga dilengkapi sequential S1 untuk mendukung karakter performa mobil.

    Tidak hanya sektor mesin, bagian struktur kendaraan turut mendapatkan pengembangan menyeluruh.

    BMW Passato menggunakan sasis tubular penuh dan roll cage garapan Lamban Garage. Sementara itu, suspensi cantilever mengandalkan komponen billet.

    Pada bagian eksterior, mobil ini menggunakan Pandem body kit yang dipadukan dengan pelek custom Rotiform. Kombinasi tersebut memberikan karakter visual yang berbeda dibandingkan BMW E93 standar.

  2. 2. Motif Batik Minang jadi identitas khas BMW Passato

    BMW Passato berwarna putih dengan ubahan bodi, dibangun menggunakan basis BMW 320 E93 lansiran 2010.
    BMW Passato dibangun menggunakan basis BMW 320 E93 lansiran 2010 (Dok. Istimewa)

    Salah satu daya tarik utama BMW Passato terletak pada desain livery yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.

    Motif Batik Minang diaplikasikan melalui teknik airbrush menggunakan material Xirallic berkualitas dari Spider ABCA.

    Penggunaan motif tradisional tersebut dipadukan dengan palet warna yang terinspirasi era 1990-an. Hasilnya, BMW Passato memiliki karakter visual yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan pendekatan modifikasi modern.

    Pengerjaan mobil ini juga melibatkan sejumlah spesialis aftermarket Indonesia. Pro7 menangani lampu retrofit kustom, Wetgloss mengerjakan resin coating, sedangkan perlindungan cat menggunakan Paint Protection Film (PPF) dari GSWF.

    Untuk meningkatkan aspek keselamatan, BMW Passato turut dibekali fire suppression system dari Racing Fire Killer.

  3. 3. Masuk Top 180 SEMA Battle of the Builders 2026

    Mobil BMW modifikasi karya Indonesia dipamerkan oleh NMAA dan IMI di panggung internasional SEMA Show 2026.
    National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) membawa karya modifikasi Indonesia ke panggung internasional melalui SEMA Show 2026 (Dok. Istimewa)

    Kehadiran BMW Passato di SEMA Show 2026 semakin istimewa setelah berhasil masuk jajaran Top 180 dalam kompetisi SEMA Battle of the Builders. Mobil tersebut terpilih dari ribuan kendaraan yang mendaftarkan diri untuk tampil di ajang tersebut.

    Pencapaian ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap kualitas pengerjaan modifikasi Indonesia di hadapan para juri profesional internasional.

    Proyek BMW Passato dikembangkan melalui kolaborasi coach builder Andre Mulyadi bersama Raindy Igas dari Rain Works.

    Selain itu, sejumlah builder dan mitra lokal turut terlibat, seperti Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban Garage, Garasi Drift, 54 Metal Craft, AirBFT, Sekutomotif, Artmotive Performance, dan Max Performance.

    “Di atas panggung inilah dunia dapat melihat langsung perpaduan nyata antara kemampuan modifikasi presisi, keandalan engineering, serta identitas budaya Nusantara yang kami tampilkan menjadi bukti kualitas modifikasi Indonesia kepada komunitas otomotif internasional di SEMA Show 2026,” ucap Founder NMAA dan Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi.

    Keikutsertaan BMW Passato juga melanjutkan kampanye From the Spirit of ’45 to the Global Stage yang sebelumnya digaungkan dalam seremoni pelepasan di Gedung Joang ’45, Jakarta, pada pertengahan Agustus 2026.

    Kehadiran mobil ini sekaligus mencatatkan sejarah sebagai mobil garapan resmi pertama dari IMI yang tampil di SEMA Show.

    Melalui proyek tersebut, NMAA dan IMI berharap semakin banyak produk aftermarket serta karya modifikator Indonesia yang dikenal di pasar global.

Related Articles

See More