Yamaha RW350 Debut di EICMA 2026, Skuter Adventure Bermesin 327 cc

Yamaha memperkenalkan RW350 di EICMA 2026 sebagai adventure scooter 327 cc dalam keluarga RW Series, bersama RW700 dan RW700 Explore.
Mesin satu silinder 327 cc memakai Yamaha Dynamic Ride, dengan mesin terpasang kaku pada rangka dan empat poros penyeimbang untuk mengurangi getaran.
RW350 dibekali rangka baja, ground clearance 185 mm, suspensi dan ban untuk jalan tidak rata, plus throttle elektronik, mode berkendara, cruise control, serta TFT 5 inci.
Jakarta, IDN Times – Yamaha memperkenalkan RW350 sebagai anggota baru keluarga RW Series dalam ajang EICMA 2026 di Milan, Italia. Model ini hadir dengan konsep adventure scooter yang menggabungkan kepraktisan skuter matik dengan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, termasuk jalur tidak beraspal.
Kehadiran Yamaha RW350 menjadi salah satu langkah pabrikan Jepang tersebut untuk memperluas pilihan kendaraan di segmen skuter petualang.
Mengusung mesin baru berkapasitas 327 cc, RW350 juga membawa sejumlah teknologi yang dikembangkan khusus untuk meningkatkan stabilitas, kenyamanan, dan kemampuan berkendara di berbagai medan.
RW350 diperkenalkan bersama RW700 dan RW700 Explore. Ketiganya menjadi bagian dari keluarga RW Series yang dikembangkan untuk menghubungkan kebutuhan mobilitas sehari-hari dengan pengalaman berkendara yang lebih eksploratif.
1. Mengusung mesin baru 327 cc dengan teknologi Yamaha Dynamic Ride

Yamaha memperkenalkan RW350 sebagai anggota baru keluarga RW Series dalam ajang EICMA 2026 di Milan, Italia (Dok. Yamaha) Yamaha RW350 menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 327 cc yang dikembangkan secara khusus. Salah satu pembaruan paling menarik terdapat pada teknologi Yamaha Dynamic Ride, sebuah konstruksi yang berbeda dari sistem penggerak skuter matik konvensional.
Pada sistem ini, mesin dipasang secara langsung dan kaku ke rangka tanpa menggunakan karet peredam. Sementara itu, unit transmisi CVT menjadi satu-satunya bagian yang bergerak naik dan turun mengikuti kerja suspensi.
Konstruksi tersebut dirancang untuk meningkatkan kekakuan rangka sekaligus mengurangi bobot tidak tersuspensi. Yamaha juga mengombinasikannya dengan mekanisme empat poros penyeimbang untuk mereduksi getaran mesin, sehingga pengendalian dan kenyamanan berkendara bisa tetap terjaga.
2. Kaki-kaki dirancang untuk melibas jalanan tidak rata

Yamaha RW350 menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 327 cc yang dikembangkan secara khusus (Dok. Yamaha) Untuk mendukung karakter adventure, Yamaha membekali RW350 dengan rangka diamond-type berbahan pipa baja berkekuatan tinggi. Rangka tersebut dikembangkan untuk menghasilkan pengendalian yang lincah, sekaligus memberikan jarak terendah ke tanah atau ground clearance mencapai 185 mm.
Bagian suspensi menggunakan garpu depan upside-down berdiameter 37 mm. Sementara itu, suspensi belakang mengandalkan dua peredam kejut yang sudah dilengkapi pengaturan preload.
Menariknya, Yamaha juga menggunakan ban Dunlop D615 dengan pola blok yang dirancang memberikan daya cengkeram di jalan aspal maupun permukaan tidak rata. Ban tersebut menggunakan konstruksi tubeless.
Karakter petualang semakin diperkuat dengan penggunaan pijakan kaki berukuran lebar dan heel guard. Yamaha turut menyediakan footboard lipat yang memungkinkan pengendara menyesuaikan posisi kaki, termasuk ketika harus berdiri saat melewati jalur berbatu atau permukaan jalan yang kurang bersahabat.
3. Dibekali throttle elektronik dan panel instrumen TFT

Yamaha membekali RW350 dengan rangka diamond-type berbahan pipa baja berkekuatan tinggi (Dok. Yamaha) Bukan hanya mengandalkan kemampuan mekanis, Yamaha RW350 juga mendapatkan sejumlah teknologi elektronik modern. Salah satunya adalah Yamaha Chip-Controlled Throttle (YCC-T) atau sistem throttle elektronik yang untuk pertama kalinya diterapkan pada skuter Yamaha kelas menengah.
Sistem tersebut dipadukan dengan Yamaha Ride Control (YRC) yang menyediakan pilihan mode berkendara sesuai kondisi jalan. RW350 juga dilengkapi cruise control dan traction control untuk membantu pengendara menghadapi berbagai situasi perjalanan.
Pada bagian kokpit, terdapat panel instrumen TFT berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung konektivitas Y-Connect dan aplikasi navigasi Garmin Motorize, sehingga pengendara bisa mengakses informasi kendaraan maupun navigasi melalui panel instrumen setelah menghubungkan aplikasi terkait.
Kombinasi teknologi tersebut memperlihatkan bahwa RW350 tidak hanya mengutamakan tampilan petualang, tetapi juga menawarkan fitur yang menunjang kebutuhan perjalanan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Meski sudah diperkenalkan di EICMA 2026, Yamaha belum mengumumkan harga maupun jadwal pemasaran RW350 secara terperinci dalam pengumuman resminya. Begitu pula dengan kepastian kehadirannya di pasar Indonesia.





















