Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Strategi Baterai Baru Changan Siap Hadapi Iklim Ekstrem

IMG_9523.jpeg
Changan gelar Global Testing Season 2026 (Changan)
Intinya sih...
  • Baterai sodium-ion disiapkan untuk produksi Changan sebagai pelengkap lithium-ion, dengan keunggulan pada ketahanan suhu rendah dan keamanan di lingkungan ekstrem.
  • Changan memperkenalkan evolusi SDA Intelligence, sistem keselamatan berbasis AI yang bergerak dari perlindungan pasif menuju stabilisasi kendaraan proaktif.
  • Program Global Testing Season 2026 mencakup uji kelembaban tinggi di Asia Tenggara, penyetelan sasis di Pegunungan Alpen, berkendara di es dan salju di Eurasia, serta uji jarak jauh lintas negara bagian di Meksiko.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Industri otomotif global terus bergerak menuju elektrifikasi yang lebih matang. Bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga keamanan, stabilitas, dan kemampuan kendaraan menghadapi berbagai kondisi dunia nyata.

Changan Automobile mencoba menjawab tantangan itu lewat peluncuran Global Testing Season 2026 di Yakeshi, Mongolia Dalam, sekaligus memperkenalkan strategi baterai sodium-ion serta pembaruan sistem keselamatan cerdas SDA Intelligence.

1. Baterai sodium-ion mulai disiapkan produksi

IMG_9525.jpeg
Pengujiandilakukan di Yakeshi, Mongolia Dalam (Changan)

Changan menegaskan, masa depan elektrifikasi tidak lagi bergantung pada satu teknologi baterai saja. Mereka menyebut pendekatan baru sebagai era “dua bintang utama: sodium-lithium,” di mana sodium-ion diposisikan sebagai pelengkap lithium-ion.

“Dari kondisi ekstrem hingga berkendara sehari-hari, setiap pencarian batas di Changan pada akhirnya bertujuan untuk melindungi seluruh pengguna kami dalam perjalanan sehari-hari," kata Chief Brand Officer China Changan Automobile Group, Tan Benhon, Rabu (18/2/2026).

Keunggulan utama baterai sodium-ion ada pada ketahanan suhu rendah. Dalam pengujian hingga di bawah −40 derajat celsius, baterai tetap mampu melakukan pelepasan daya stabil sehingga meningkatkan keamanan di lingkungan ekstrem.

Pengujian keamanan juga dibuat ekstrem seperti penghancuran multi-sumbu, pengeboran, hingga pemotongan total yang tanpa asap, api, maupun ledakan.

2. SDA Intelligence: dari keselamatan pasif ke kendaraan yang “bereaksi”

IMG_9526.jpeg
AVATR 12 sukses pindah jalur darurat setelah ban pecah (Changan)

Selain baterai, Changan menampilkan evolusi SDA Intelligence, sistem keselamatan berbasis AI yang bergerak dari perlindungan pasif menuju stabilisasi kendaraan proaktif.

Pengujian langsung dilakukan di jalan es alami, bukan simulasi laboratorium. Hasilnya kendaraan masih mampu menjaga kendali pada kondisi kehilangan traksi mendadak.

Contohnya, AVATR 12 berhasil melakukan perpindahan jalur darurat di permukaan es setelah ban pecah, sementara NEVO Q05 mampu mendeteksi hambatan pada permukaan licin dan melakukan pengereman otomatis terkendali.

Artinya sistem tidak sekadar membantu pengemudi, tetapi juga aktif menstabilkan kendaraan ketika kondisi fisik sudah berada di batas kemampuan manusia.

3. Pengujian global dari Asia Tenggara sampai Pegunungan Alpen

IMG_9524.jpeg
Pengujian dilakukan Changan pada dua model baterai (Changan)

Program Global Testing Season 2026 tidak berhenti di China. Changan menyiapkan siklus pengujian lintas benua agar kendaraan siap digunakan dalam kondisi nyata di berbagai negara.

Asia Tenggara dipilih untuk uji kelembaban tinggi, Pegunungan Alpen untuk penyetelan sasis di ketinggian, Eurasia untuk berkendara di es dan salju, serta Meksiko untuk uji jarak jauh lintas negara bagian.

Di baliknya ada sistem validasi besar: proving ground seluas 2,33 km persegi dengan 14 lintasan uji dan lebih dari 70 jenis permukaan jalan, serta simulasi digital lebih dari 400.000 skenario dengan jarak uji virtual harian 3,3 juta km.

Pendekatan ini memastikan teknologi tidak hanya bekerja di laboratorium, tetapi juga konsisten saat digunakan pelanggan sehari-hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Sering Pakai Engine Brake? Ini Dampaknya ke Rem dan Mesin

19 Feb 2026, 17:04 WIBAutomotive