Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TMMIN Perluas Program Vokasi ke Bali, Donasikan Mesin Kendaraan ke SMK
Mesin mobil diberikan TMMIN kepada SMK di Bali (Dok. TMMIN)

Jakarta, IDN Times - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Kali ini, perusahaan membawa program Vocational School Development ke Provinsi Bali melalui penyerahan alat peraga mesin kendaraan kepada dua sekolah menengah kejuruan (SMK).

Program tersebut menjadi langkah awal TMMIN membangun ekosistem pendidikan vokasi di Bali sekaligus mendukung peningkatan kompetensi siswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.

1. Dua SMK di Bali menerima donasi mesin kendaraan Toyota

Seremoni penyerahan mesin kendaraan untuk 2 SMK di Bali (Dok. TMMIN)

TMMIN menyerahkan satu unit mesin bensin Toyota tipe 2TR kepada SMKN 1 Denpasar dan satu unit mesin diesel Toyota tipe 2GD kepada SMK Rekayasa Denpasar.

Kedua mesin tersebut akan dimanfaatkan sebagai alat praktik bagi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).

“Melalui dukungan fasilitas pembelajaran dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri nasional,” ujar Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, dikutip Senin (27/7/2026).

2. Bali menjadi wilayah baru program pembinaan vokasi TMMIN

Jadi langkah awal TMMIN bangun ekosistem pendidikan vokasi di Bali (Dok. TMMIN)

Program Vocational School Development telah dijalankan TMMIN sejak 2017. Sebelum memasuki Bali, program tersebut telah menjangkau 30 SMK binaan yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada 2026, perusahaan memperluas cakupan ke Bali dan Lombok dengan menambah empat sekolah binaan baru sehingga total menjadi 34 SMK di seluruh Indonesia.

Kehadiran SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar juga menandai pertama kalinya program pembinaan vokasi TMMIN hadir di Provinsi Bali.

Selain memberikan alat praktik, perusahaan turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan dasar keterampilan industri bagi guru serta penyelarasan kurikulum agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

3. TMMIN dorong kolaborasi sekolah, pemerintah, dan industri

Mesin mobil diberikan TMMIN kepada SMK di Bali (Dok. TMMIN)

Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya Adnyana, menilai penguatan pendidikan vokasi tidak dapat dilakukan oleh sekolah saja.

Menurutnya, kolaborasi yang berkesinambungan antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi faktor penting dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki daya saing.

Ia menjelaskan bahwa akses terhadap pembelajaran berstandar industri, peningkatan kompetensi guru, hingga pengalaman praktik yang relevan akan membuat lulusan SMK lebih siap menghadapi perubahan teknologi di sektor otomotif maupun manufaktur.

“Ketika sekolah memiliki akses terhadap pembelajaran berstandar industri, guru terus mengembangkan kompetensinya, dan siswa memperoleh pengalaman praktik yang relevan, maka akan lahir talenta-talenta yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” jelas I Nyoman Winaya Adnyana.

Editorial Team

Related Article