Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Toyota Angkat Car Culture Lewat GR Car Meet 2026 di Senayan

Toyota Angkat Car Culture Lewat GR Car Meet 2026 di Senayan
Hadirkan lebih dari 400 showcar dari berbagai aliran modifikasi (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Toyota-Astra Motor menggelar Toyota GR Car Meet 2026 di Senayan dengan lebih dari 400 mobil modifikasi, menghadirkan komunitas otomotif dan hiburan khas car culture Indonesia.
  • Toyota menegaskan GR bukan sekadar identitas balap, tapi gaya hidup dengan empat pilar utama: motorsport, produk, komunitas, dan komunikasi untuk pengalaman berkendara yang personal.
  • Melalui acara ini, Toyota ingin memperkuat hubungan dengan komunitas serta menumbuhkan car culture yang inklusif dan kolaboratif bagi generasi baru pencinta otomotif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Toyota-Astra Motor (TAM) menggelar Toyota GR Car Meet 2026 di kawasan Parkir Timur GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (16/5/2026). Acara ini diklaim sebagai festival car meet eksklusif Toyota terbesar di Indonesia dengan menghadirkan lebih dari 400 showcar dari berbagai aliran modifikasi.

Tak hanya menjadi ajang pamer kendaraan, Toyota GR Car Meet 2026 juga mempertemukan komunitas otomotif, modifikator, hingga penggemar car culture dalam satu ruang kolaborasi.

Sebanyak 21 komunitas yang tergabung dalam Toyota Owners Club (TOC) turut ambil bagian bersama berbagai partner otomotif dan Toyota GAZOO Racing Indonesia (TGRI).

1. Toyota hadirkan lebih dari 400 mobil modifikasi

Beberapa anggota komunitas mobil Toyota berbincang di area parkir sambil melihat mobil dengan kap mesin terbuka.
Dihadiri berbagai komunitas mobil Toyota (Dok. Istimewa)

Toyota GR Car Meet 2026 menampilkan ratusan kendaraan Toyota dengan berbagai konsep modifikasi. Mulai dari mobil balap, stance, off-road, campervan, daily use, hingga lini Japan Domestic Market (JDM) ikut meramaikan area Parkit Senayan yang identik dengan kultur otomotif era 1990-an.

Selain area pameran, tersedia pula hiburan, food and beverage, community trunk sale, GR merchandise, hingga simulator balap.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide, mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan Toyota dengan para pencinta otomotif dan komunitas.

“Sebagai acara car meet terbesar Toyota di Indonesia, acara ini merupakan wadah untuk berbagi passion dan excitement dengan sesama pencinta mobil Toyota, sekaligus mewakili dukungan Toyota terhadap car culture dan industri otomotif kreatif Indonesia,” ujar Oide.

2. GR disebut bukan sekadar identitas motorsport

Sekelompok peserta dan panitia GR Car Meet 2026 berpose bersama di area parkir dengan mengenakan seragam putih merah bertema otomotif.
Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto turut hadir di GR Car Meet 2026 (Dok. Istimewa)

Toyota menegaskan, GR tidak hanya identik dengan dunia balap, tetapi juga bagian dari gaya hidup para pengguna Toyota. Melalui semangat “GR Drive for Every Lifestyle”, Toyota ingin mendekatkan GAZOO Racing kepada masyarakat luas lewat pendekatan komunitas dan car culture.

Toyota menyebut terdapat empat pilar utama dalam pengembangan GR di Indonesia, yakni motorsport, product, community, dan communication.

Keempat elemen tersebut diklaim saling terhubung untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan bagi pengguna Toyota.

Menurut Oide, filosofi “No More Boring Cars” juga menjadi bentuk pendekatan Toyota agar setiap kendaraan mampu merepresentasikan karakter pemiliknya dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih personal.

3. Toyota ingin perkuat car culture yang inklusif

Beberapa pria berpose di depan mobil modifikasi sambil memegang kaus bertema otomotif di sebuah acara komunitas pecinta mobil.
Jadi tempat kumpul para pecinta otomotif (Dok. Istimewa)

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, menilai perkembangan car culture di Indonesia tidak lepas dari peran komunitas otomotif yang tumbuh sejak era 1990-an. Oleh karena itu, Toyota ingin menghadirkan acara yang bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengalaman bagi para pengunjung.

“Kalau kita melihat perjalanan car culture di Indonesia, semuanya berawal dari komunitas, dari titik-titik sederhana, seperti kawasan Parkit yang menjadi tempat berkumpul dan berbagi cerita antar pecinta mobil sejak tahun 90an,” kata Bansar.

Melalui Toyota GR Car Meet 2026, Toyota berharap dapat memperkuat hubungan dengan komunitas sekaligus menginspirasi generasi baru pencinta otomotif untuk mengenal car culture yang positif, inklusif, dan kolaboratif.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More