Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Honda Monkey Kini Lebih Ikonik dengan Jok Baru, Harganya Rp88 Jutaan

Honda Monkey Kini Lebih Ikonik dengan Jok Baru, Harganya Rp88 Jutaan
Honda Monkey terbaru ditawarkan dengan harga Rp88 jutaan (Dok. AHM)
Intinya Sih
  • Honda Monkey hadir dengan tiga warna baru dan motif jok kotak-kotak yang memperkuat kesan ikonik serta menonjolkan gaya hidup unik bagi penggemar motor hobi.
  • Desain klasik tetap dipertahankan dengan tambahan fitur modern seperti panel meter digital, lampu LED, dan bodi kompak yang cocok untuk berkendara santai di perkotaan.
  • Ditenagai mesin 125 cc SOHC berteknologi PGM-FI dengan transmisi lima percepatan, Honda Monkey terbaru dijual seharga Rp88,094 juta on the road DKI Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Honda Monkey mendapat penyegaran dari PT Astra Honda Motor (AHM) melalui pembaruan kombinasi warna dan desain yang semakin menonjolkan karakter ikoniknya.

Penyegaran ini ditujukan untuk mempertahankan daya tarik Honda Monkey sebagai motor hobi premium yang mengedepankan gaya hidup sekaligus pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Selain menghadirkan pilihan warna baru, AHM juga memberikan sentuhan pada motif jok sehingga tampilannya semakin berbeda. Pembaruan ini tetap mempertahankan desain klasik khas Honda Monkey yang telah dikenal sejak pertama kali diperkenalkan lebih dari enam dekade lalu.

1. Tiga pilihan warna baru bikin tampil lebih ekspresif

Motor mini Honda Monkey dengan kombinasi warna kuning dan putih, menampilkan desain retro dengan jok hitam bermotif dan detail krom.
AHM berikan sentuhan warna baru pada Honda Monkey (Dok. AHM)

Penyegaran Honda Monkey hadir melalui tiga pilihan warna baru, yakni Banana Yellow, Millenium Red, dan Pearl Cadet Gray. Selain itu, motor ini juga memperoleh motif jok kotak-kotak baru yang semakin memperkuat kesan playful sekaligus fashionable.

Marketing Director AHM, Octavianus Dwi mengatakan pembaruan tersebut merupakan upaya perusahaan memberikan pilihan yang lebih menarik bagi konsumen yang menjadikan sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup.

“Honda Monkey memang punya tempat istimewa bagi mereka yang menganggap sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup. Lewat warna dan motif jok yang baru ini, kami ingin memberikan pilihan yang lebih unik dan ikonik bagi konsumen yang ingin mengekspresikan diri melalui motor hobi mereka, sekaligus berani tampil unik, fun, dan fashionable,” ujar Octa, Jumat (3/7/2026).

2. Tetap mempertahankan desain klasik dengan fitur modern

Motor mini berwarna merah dan perak dengan jok bermotif kotak-kotak baru serta desain retro modern yang kompak dan stylish.
Dibekali jok motif kotak-kotak baru (Dok. AHM)

Meski tampil lebih segar, Honda Monkey tetap mempertahankan siluet klasik dengan bodi kompak yang menjadi identitasnya sejak pertama kali diperkenalkan pada 1961.

Dimensi yang ringkas dan bobot ringan membuat motor ini tetap cocok digunakan sebagai kendaraan hobi maupun berkendara santai di perkotaan.

Di sisi teknologi, Honda Monkey dibekali panel meter digital yang menampilkan informasi kecepatan, indikator bahan bakar enam segmen, odometer, hingga dua trip meter. Seluruh sistem pencahayaan juga telah menggunakan lampu LED untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara.

3. Mesin 125 cc tetap jadi andalan, harga tembus Rp88 jutaan

ilustrasi Honda Monkey (wahanahonda.com)
ilustrasi Honda Monkey (wahanahonda.com)

Honda Monkey masih mengandalkan mesin silinder tunggal 125 cc SOHC dua katup berpendingin udara yang dipadukan teknologi PGM-FI.

Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi lima percepatan untuk menghasilkan karakter tenaga yang responsif sekaligus efisien digunakan di berbagai kondisi jalan.

Untuk menunjang kenyamanan, motor ini menggunakan suspensi depan upside down Showa dan suspensi belakang ganda. Sementara sektor kaki-kaki dibekali ban block pattern berukuran 120/80-12 di depan dan 130/80-12 di belakang. Honda Monkey terbaru dipasarkan dengan harga Rp88.094.000 on the road DKI Jakarta.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More