Ilustrasi riding motorcycle (unsplash.com/ Tron Le)
Soal konsumsi BBM, tidak tepat jika langsung menyimpulkan semua motor manual pasti lebih irit daripada motor matic. Efisiensi bahan bakar dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kapasitas mesin, teknologi injeksi, bobot motor, kondisi lalu lintas, tekanan ban, hingga gaya berkendara.
Motor manual memang memiliki potensi efisiensi yang baik karena pengendara dapat memilih rasio gigi sesuai kondisi jalan. Namun, motor matic modern juga sudah semakin efisien berkat perkembangan teknologi mesin dan sistem injeksi bahan bakar.
Dari sisi perawatan, keduanya juga memiliki komponen yang membutuhkan perhatian. Motor matic memiliki sistem CVT dengan komponen seperti v-belt dan roller yang perlu diperiksa secara berkala. Motor manual memiliki rantai, gir, serta komponen kopling yang juga membutuhkan perawatan.
Artinya, biaya perawatan tidak hanya ditentukan oleh jenis transmisinya. Jadwal servis, kualitas suku cadang, cara berkendara, serta intensitas penggunaan justru ikut menentukan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan pemilik.
Pada akhirnya, tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik. Untuk kebutuhan harian dengan lalu lintas padat, motor matic biasanya lebih unggul dari sisi kepraktisan.
Sebaliknya, motor manual bisa menjadi pilihan menarik bagi pengendara yang lebih menikmati proses berkendara dan membutuhkan kontrol transmisi yang lebih fleksibel.