Kesalahan Postur Berkendara yang Sering Tidak Disadari

- Posisi duduk yang tidak seimbang dapat menyebabkan kelelahan dan kurangnya kontrol motor
- Pegangan setang yang terlalu kuat bisa membuat otot lengan dan bahu bekerja lebih keras dari seharusnya
- Kesalahan posisi kaki dan kepala dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan visibilitas selama berkendara
Jakarta, IDN Times -Posisi berkendara sering kali dianggap sepele oleh sebagian pengendara sepeda motor. Padahal, posisi berkendara yang tidak tepat dapat berdampak langsung pada tingkat kelelahan, konsentrasi, hingga keselamatan selama di perjalanan.
Mengutip berbagai sumber, dalam penggunaan harian terutama untuk jarak menengah hingga jauh, kesalahan kecil dalam posisi duduk, pegangan setang, maupun tumpuan kaki bisa memicu nyeri otot dan kelelahan berlebih.
Karena itu, memahami dan memperbaiki posisi berkendara menjadi hal penting agar aktivitas berkendara tetap nyaman dan aman.
1. Posisi duduk yang tidak seimbang

Salah satu kesalahan paling umum adalah posisi duduk yang terlalu ke depan atau terlalu ke belakang tanpa menyesuaikan postur tubuh. Duduk terlalu condong ke depan membuat beban bertumpu pada pergelangan tangan dan bahu, sementara posisi terlalu rebah dapat mengganggu kontrol motor.
Selain itu, tubuh yang terlalu tegang juga mempercepat kelelahan. Posisi duduk ideal seharusnya membuat punggung rileks, bahu tidak terangkat, dan tubuh mampu mengikuti gerakan motor secara alami. Dengan postur yang seimbang, pengendara dapat menjaga stamina lebih lama selama berkendara.
2. Pegangan setang yang terlalu kuat
Banyak pengendara tanpa sadar menggenggam setang terlalu erat, terutama saat melintasi jalan padat atau permukaan yang tidak rata. Kebiasaan ini membuat otot lengan dan bahu bekerja lebih keras dari yang seharusnya, sehingga cepat menimbulkan rasa pegal.
Pegangan setang yang baik seharusnya cukup kuat untuk mengendalikan motor, namun tetap rileks. Dengan tangan yang tidak tegang, getaran dari jalan dapat diredam lebih baik oleh tubuh, sekaligus membantu menjaga kenyamanan dan kontrol selama perjalanan.
3. Posisi kaki dan kepala yang tidak selaras

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah posisi kaki yang tidak stabil di footstep serta arah pandangan yang terlalu sering menunduk. Kaki yang tidak menapak dengan baik dapat mengganggu keseimbangan tubuh, sementara kepala yang menunduk membuat leher cepat lelah dan mengurangi visibilitas.
Idealnya, kaki bertumpu stabil dan sejajar, sementara pandangan diarahkan lurus ke depan mengikuti arah jalan. Posisi ini membantu menjaga postur tubuh tetap selaras, mengurangi ketegangan otot, dan meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.



















