Mencoba Mesin Baru Vespa Sprint S 180, Signifikan Bedanya?

- Vespa Sprint S 180 hadir dengan mesin baru 180 cc, tenaga naik 24 persen dan torsi meningkat 8 persen, menghasilkan akselerasi lebih responsif serta efisiensi bahan bakar tetap terjaga.
- Uji coba di perkotaan menunjukkan performa lebih bertenaga di putaran bawah hingga atas, konsumsi BBM rata-rata sekitar 30 km per liter tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.
- Pembaruan desain meliputi tampilan depan baru, pelek modern, kait tas praktis, serta panel instrumen full color LCD yang menampilkan informasi lengkap dan memberi kesan premium.
Jakarta, IDN Times - Setelah meluncur pada pertengahan Maret 2026, IDN Times mendapatkan kesempatan untuk mencoba secara langsung mesin terbaru dari Vespa Sprint, yang meningkat dari 150 cc menjadi 180 cc.
Dijual dengan harga Rp61 juta on the road Jakarta, Vespa Sprint S 180 diklaim memiliki perbedaan tenaga yang cukup signifikan dari sebelumnya. Berikut ini impresi IDN Times saat mencoba mesin Vespa Sprint S 180 di perkotaan selama beberapa hari.
1. Spesifikasi mesin Vespa Sprint S 180

Vespa menyebut sekitar 14 persen komponen utama mesin dikembangkan sepenuhnya baru, termasuk bagian inti dan sistem transmisi yang dirancang ulang.
Hasilnya, tenaga meningkat hingga 24 persen menjadi 11 kW atau 14,75 dk pada 8.250 rpm, memberikan akselerasi yang lebih responsif. Torsi juga naik sebesar 8 persen, membuat tarikan terasa lebih kuat di berbagai kondisi jalan.
Performa ini didukung sistem CVT terbaru yang mampu menghadirkan respons throttle lebih halus dan presisi, tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Kombinasi tersebut menjadikan mesin baru ini tidak hanya lebih bertenaga, tetapi juga lebih refined dalam karakter berkendara.
2. Cocok untuk kegiatan perkotaan

IDN Times menjajal Vespa Sprint S 180 kebanyakan di perkotaan untuk kegiatan sehari-hari, yang lebih banyak stop-and-go di kemacetan. Memang terasa peningkatan tenaga di putaran bawah dan tengah, yang tentunya bikin riding di kemacetan jadi lebih praktis karena gak perlu memutar tuas gas dalam-dalam untuk melaju.
Begitu jalanan sedikit lengang, tenaga dari mesin juga terus mengisi hingga putaran tengah ke atas, benar-benar berbeda dari Sprint S 150 sebelumnya yang putaran tengah ke atasnya terasa lebih lambat.
Kalau dari konsumsi BBM-nya, selama beberapa hari IDN Times coba berdasarkan MID di panel instrumen, tercatat konsumsi rata-ratanya berada di angka sekitar 30 km per liter.
Tentunya ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi BBM tersebut, mulai dari berat pengendara, cara berkendara, dan faktor-faktor lainnya.
3. Pembaruan lain, bukan cuma di sektor mesin

Selain sektor mesin, Vespa juga melakukan penyegaran pada desain dan fitur fungsional. Beberapa pembaruan meliputi desain depan baru, pelek terbaru, serta front bag hook yang lebih praktis.
Salah satu yang menarik ialah panel instrumen terbaru di Vespa Primavera dan Sprint 180, yang kini menggunakan full color LCD dashboard yang memberikan kesan modern dan premium di motor berdarah Italia ini.
Dari pengelihatan IDN Times di Vespa Sprint S 180, speedometernya memang kini menampilkan informasi yang terbilang sangat lengkap. Mulai dari jam, kecepatan, trip A dan trip B, konsumsi BBM rata-rata, sisa jarak tempuh BBM, voltase aki, indikator suhu mesin, dan yang lainnya.

















