Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Trik Rahasia Supermarket yang Bikin Kamu Belanja Banyak
ilustrasi belanja barang promo (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Supermarket memakai troli besar agar belanjaan terlihat sedikit, mendorong konsumen menambah barang; kebutuhan pokok juga ditempatkan di belakang supaya pengunjung melewati lebih banyak produk.
  • Harga ganjil seperti Rp19.900 membuat produk terasa lebih murah karena persepsi angka awal, sehingga pembelian kecil yang tampak terjangkau berpotensi menumpuk tanpa disadari.
  • Produk impulsif ditempatkan dekat kasir, didukung pencahayaan nyaman dan musik lambat; strategi ini membuat pengalaman belanja santai sekaligus meningkatkan peluang membeli di luar daftar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah masuk supermarket cuma mau membeli susu, tetapi keluar dengan dua kantong belanjaan? Kondisi seperti ini sebenarnya gak selalu terjadi karena kamu mudah tergoda, tetapi bisa dipengaruhi strategi yang digunakan supermarket untuk mendorong konsumen berbelanja lebih banyak. Mulai dari tata letak toko sampai musik yang diputar ternyata bisa memengaruhi keputusan belanja.

Supermarket memang dirancang agar perjalanan belanja terasa nyaman sekaligus membuat kamu melihat lebih banyak produk. Beberapa strategi bahkan bekerja secara halus sehingga kamu bisa mengambil barang yang sebelumnya gak ada dalam daftar belanja. Supaya gak gampang terjebak, yuk kenali trik rahasia supermarket yang bisa bikin pengeluaran membengkak.

1. Menggunakan keranjang atau troli berukuran besar

ilustrasi belanja di supermarket (pexels.com/Hobi industri)

Pernah merasa troli supermarket masih terlihat kosong meski sudah memasukkan beberapa barang? Ukuran troli yang besar ternyata bisa membuat jumlah belanjaan terasa lebih sedikit dibandingkan kondisi sebenarnya.

Saat ruang troli masih banyak yang kosong, kamu mungkin merasa masih punya kapasitas untuk mengambil produk tambahan. Akhirnya, barang yang awalnya gak masuk daftar belanja ikut masuk ke troli.

Hal sederhana ini dapat membuat kamu mengisi lebih banyak barang tanpa benar-benar menyadari jumlahnya. Karena itu, kalau cuma membeli beberapa kebutuhan, membawa keranjang kecil bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

2. Menaruh kebutuhan pokok di bagian belakang

ilustrasi berbelanja di supermarket (pexels.com/Wheeleo Walker)

Salah satu trik yang cukup umum adalah menempatkan barang kebutuhan pokok di area yang lebih jauh dari pintu masuk. Produk seperti susu, telur, roti, atau kebutuhan rumah tangga tertentu bisa membuat kamu harus melewati berbagai lorong terlebih dahulu.

Dalam perjalanan mencari barang tersebut, kamu akan melihat banyak produk lain yang sebenarnya gak ada dalam rencana belanja. Kemasan menarik, promosi, atau tulisan diskon bisa membuat kamu berhenti dan mempertimbangkan untuk membelinya.

Strategi tata letak seperti ini membuat perjalanan menuju barang utama terasa seperti kesempatan untuk mengeksplorasi produk lain. Jadi, jangan heran kalau daftar belanja tiga barang bisa berubah menjadi belasan barang ketika sampai kasir.

3. Memakai harga ganjil agar produk terasa lebih murah

ilustrasi wanita belanja di supermarket (pexels.com/Ninthgrid)

Harga Rp19.900 atau Rp49.900 mungkin terlihat lebih murah dibandingkan Rp20.000 atau Rp50.000. Strategi penetapan harga seperti ini dikenal sebagai odd-even pricing dan sering digunakan untuk membuat harga tampak lebih menarik.

Selisihnya memang hanya Rp100, tetapi angka pertama yang kamu lihat dapat memengaruhi persepsi terhadap harga. Produk Rp19.900, misalnya, secara psikologis bisa terasa berada di kisaran Rp19 ribuan, meski sebenarnya sangat dekat dengan Rp20.000.

Ketika menemukan banyak produk dengan pola harga serupa, kamu bisa merasa setiap barang masih cukup terjangkau. Tanpa menghitung totalnya, beberapa pembelian kecil tersebut akhirnya bisa menghasilkan pengeluaran yang cukup besar.

4. Menempatkan barang impulsif di dekat kasir

ilustrasi kasir supermarket (pexels.com/Jack Sparrow)

Area kasir menjadi salah satu lokasi yang sering dipenuhi produk berukuran kecil, seperti permen, cokelat, minuman, baterai, atau barang kebutuhan sehari-hari lainnya. Produk-produk tersebut sengaja ditempatkan di area yang mudah terlihat ketika kamu sedang menunggu giliran membayar.

Pada tahap ini, keputusan membeli biasanya gak membutuhkan banyak pertimbangan. Kamu mungkin berpikir, "Cuma satu, kok," lalu mengambil satu barang tambahan karena harganya terlihat murah.

Selain penempatan produk, suasana supermarket juga dapat memengaruhi pengalaman berbelanja. Pencahayaan yang nyaman dan musik dengan tempo lambat bisa membuat suasana terasa lebih santai sehingga kamu gak merasa terburu-buru ketika memilih barang.

Trik rahasia supermarket pada dasarnya dirancang untuk membuat pengalaman belanja terasa nyaman sekaligus meningkatkan kemungkinan konsumen membeli lebih banyak. Mulai dari ukuran troli, tata letak kebutuhan pokok, strategi harga, hingga penempatan barang di dekat kasir dapat memengaruhi keputusan belanja tanpa terasa memaksa.

Bukan berarti kamu harus curiga setiap kali masuk supermarket. Namun, memahami strategi tersebut bisa membantu kamu lebih sadar terhadap keputusan belanja dan tetap berpegang pada daftar kebutuhan. Dengan begitu, kamu bisa pulang membawa barang yang memang diperlukan tanpa membuat pengeluaran membengkak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article