41 Ribu Lulusan Ikuti Kick-off Magang Nasional Batch 2 Angkatan II

Kemnaker menggelar kick-off MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 dengan lebih dari 41 ribu peserta diterima.
Peserta dipilih perusahaan atau instansi setelah lowongan dan posisi yang diajukan melalui proses verifikasi Kemnaker.
Selama enam bulan, peserta mendapat perlindungan, mentor, sertifikat magang, serta kesempatan mengikuti uji kompetensi BNSP.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar kick-off Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026. Sebanyak 41 ribu lebih peserta diterima dalam program tersebut.
Sekitar 1.000 peserta hadir secara langsung dalam kick-off tersebut, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring. Jumlah peserta yang diterima itu berasal dari sekitar 350 ribu pendaftar yang memenuhi kriteria atau eligible untuk mengikuti program pemagangan.
"Selamat kepada para peserta pemagangan yang sudah diterima di batch dua angkatan dua, yang mendaftar eligible adik-adik 350 ribu orang, dan yang diterima 41 sekian ribu," kata Menteri Ketenagakerjaan (Kemnaker) Yassierli di Gedung Vokasi, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
1. Lowongan magang diverifikasi Kemnaker

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli gelar kick-off Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026. (IDN Times/Trio Hamdani) Yassierli mengatakan peserta yang mengikuti program telah dipilih oleh perusahaan atau instansi tempat mereka menjalani magang. Proses tersebut dilakukan setelah Kemnaker memverifikasi perusahaan dan instansi yang mengajukan lowongan.
Perusahaan dan instansi tidak otomatis bisa membuka lowongan untuk program tersebut. Kemnaker terlebih dahulu memeriksa usulan yang diajukan, termasuk kelengkapan administrasi dan posisi yang ditawarkan.
Verifikasi dilakukan untuk memastikan tempat magang siap menjadi tempat peserta belajar dan berkembang selama program. Kemnaker juga menyeleksi posisi yang ditawarkan agar sesuai dengan profil lulusan perguruan tinggi.
"Karena kita ingin tempat Adik-adik magang itu adalah tempat-tempat yang benar siap untuk Adik-adik bertumbuh di sana. Makanya temanya adalah ready to grow, ready to work. Kita seleksi dengan ketat," ujar Yassierli.
2. Peserta dapat perlindungan dan mentoring selama magang

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli gelar kick-off Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026. (IDN Times/Trio Hamdani) Yassierli memastikan peserta mendapatkan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian selama enam bulan mengikuti program pemagangan.
"Jangan lupa Adik-adik, perusahaan-perusahaan yang menerima Adik-adik sudah komit untuk menyiapkan mentor, untuk membina Adik-adik dalam pipeline magang selama 6 bulan," tuturnya.
Setelah menyelesaikan magang, peserta akan mendapatkan sertifikat magang. Peserta juga dapat mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
3. Magang nasional libatkan lintas kementerian

Kick-Off Magang Nasional 2026 Tahap 1, Selasa (11/8/2026). (dok. YouTube Kemenaker) Yassierli mengatakan Program Pemagangan Nasional merupakan program yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto dan dikelola Kemnaker.
Pelaksanaannya melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Dan di sini, Adik-adik, bagi yang sudah diterima tentu yang pertama kita sampaikan ini adalah program direktif dari Pak Presiden. Saya sebagai menteri hanya diminta untuk mengelola," kata Yassierli.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















