Dalam menjalankan bisnis, memiliki banyak konsumen memang terdengar seperti sebuah pencapaian yang ideal. Semakin banyak orang yang mengenal produk, semakin besar pula peluang terjadinya penjualan. Karena itu, tidak sedikit pelaku usaha yang mencoba menawarkan produknya kepada sebanyak mungkin orang tanpa menentukan siapa sebenarnya konsumen yang paling membutuhkan produk tersebut.
Namun, strategi menjangkau semua orang tidak selalu membuat bisnis berkembang lebih cepat. Justru, terlalu luas dalam menentukan target konsumen dapat membuat strategi pemasaran menjadi kurang fokus, komunikasi produk terasa tidak relevan, dan anggaran promosi lebih mudah terbuang. Dalam bisnis, bukan hanya jumlah konsumen yang penting, tetapi juga seberapa tepat produk mampu menjawab kebutuhan mereka. Lantas, mengapa bisnis perlu berhenti mengejar semua jenis konsumen? Berikut beberapa alasannya! Scroll dibawah ini!
