Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Zulhas Sebut JK Protes Mahalnya Harga Cabai Dipersoalkan

Zulhas Sebut JK Protes Mahalnya Harga Cabai Dipersoalkan
Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya Sih
  • Zulkifli Hasan menjelaskan kenaikan harga cabai disebabkan musim hujan yang mengganggu panen, sementara Jusuf Kalla menilai hal itu bisa jadi momen petani menikmati keuntungan tahunan.
  • Pemerintah fokus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan jelang Lebaran, dengan instruksi kepada kepala daerah untuk menggelar operasi pasar di wilayah masing-masing.
  • Badan Pangan Nasional menyalurkan hampir 10 ton cabai ke Jakarta dan NTB melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan guna menstabilkan harga selama Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengakui harga cabai mengalami kenaikan. Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh faktor cuaca, yakni musim hujan yang memengaruhi hasil panen.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menceritakan obrolannya dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf "JK" Kalla. Dia menyebut JK sempat berseloroh agar harga cabai yang tinggi tidak perlu terlalu dipermasalahkan.

Hal itu dianggap sebagai momentum bagi para petani cabai untuk menikmati keuntungan setahun sekali, sehingga mereka bisa memiliki rezeki lebih, misalnya untuk membeli baju baru saat Lebaran.

"Cabai yang mahal karena musim hujan. Tapi Pak JK semalam protes kalau cabai mahal biar aja, katanya petani cabai setahun sekali bisa beli baju baru," kata Zulhas kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

1. Zulhas minta daerah gelar operasi pasar

Zulhas Sebut JK Protes Mahalnya Harga Cabai Dipersoalkan
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah melakukan operasi pasar cabai di sejumlah pasar tradisional di Solo dan Semarang, Rabu (10/12/2025). (dok. TPID Jateng)

Zulhas menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan stok pangan dan menjaga agar harga tetap terjangkau oleh masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dia mengaku sudah berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memantau situasi di lapangan. Zulhas juga telah menginstruksikan para kepala daerah untuk segera mengambil tindakan jika ditemukan harga komoditas yang melonjak.

"Saya mengurusi pangan, bagaimana lebaran itu ketersediaan, terus harga terjangkau. Nah untuk yang naik itu diminta, saya juga sudah minta keliling Indonesia, saya ke daerah-daerah, bupati, wali kota untuk juga bazar satu, atau operasi pasar," ujarnya.

2. Pemda diminta pakai dana BTT untuk subsidi pangan

Zulhas Sebut JK Protes Mahalnya Harga Cabai Dipersoalkan
Ilustrasi pedagang pasar tradisional. (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

Selain operasi pasar, Zulhas mendorong pemerintah daerah untuk melakukan intervensi harga menggunakan anggaran daerah. Dia menyarankan kepala daerah mengoptimalkan penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Nah yang keduanya tuh bisa mengambil dari dana DTT kan, ya untuk memberikan subsidi," kata mantan Menteri Perdagangan (Mendag) itu.

3. Bapanas guyur 10 ton cabai ke Jakarta dan NTB

Zulhas Sebut JK Protes Mahalnya Harga Cabai Dipersoalkan
Ilustrasi cabai rawit merah. (dok. Bapanas)

​Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengintensifkan intervensi pasar sejak awal Februari demi menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan. Itu dilakukan agar masyarakat dapat beribadah tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

"Hampir 10 ton cabai rawit dimobilisasi ke Jakarta dan Nusa Tenggara Barat untuk meredam gejolak harga," kata Bapanas dalam keterangan tertulis.

Melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), pemerintah memperkuat konektivitas pangan antarwilayah untuk memastikan pasokan merata. Bapanas merinci sebanyak 4,3 ton cabai didatangkan langsung dari Sulawesi Selatan.

Seluruh biaya distribusi pengiriman tersebut ditanggung oleh pemerintah sebagai bentuk respons cepat terhadap kenaikan harga cabai yang sempat terjadi di sejumlah daerah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More