Jakarta, IDN Times - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan, ancaman pemutusan hubungan kerja alias PHK yang disebabkan oleh dampak perang di Timur Tengah bukan sekadar prediksi, melainkan realitas yang sudah mulai terlihat di lapangan.
Berdasarkan laporan serikat pekerja tingkat pabrik, terdapat potensi PHK terhadap sekitar 9.000 buruh di sedikitnya 10 perusahaan, terutama di sektor tekstil, garmen, plastik, otomotif, dan petrokimia.
"Ancaman ini diperkirakan akan terjadi dalam tiga bulan ke depan," kata Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, Minggu (26/4/2026).
