Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

TINS Bagikan Dividen Rp656,8 Miliar

TINS Bagikan Dividen Rp656,8 Miliar
PT Timah Tbk (TINS). dok (Timah.com)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • PT TIMAH (Persero) Tbk membagikan dividen Rp656,8 miliar atau 50 persen dari laba bersih Rp1,31 triliun kepada pemegang saham hasil RUPST Tahun Buku 2025.
  • Pada 2025, TINS mencatat pendapatan Rp11,55 triliun naik 6,41 persen dari tahun sebelumnya dengan laba usaha Rp1,91 triliun dan produksi logam timah mencapai 17.815 metrik ton.
  • Untuk 2026, PT TIMAH menyiapkan strategi akselerasi produksi, transformasi digital dan ESG, serta efisiensi berkelanjutan guna menghadapi prospek positif permintaan global industri timah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp656,8 miliar kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Angka tersebut setara 50 persen dari total laba bersih perseroan yang mencapai Rp1,31 triliun.

“Pembagian dividen ini mencerminkan kinerja positif yang berhasil dibukukan perseroan,” kata Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro, dikutip Minggu, (14/6/2026).

1. Sisa laba ditetapkan sebagai saldo ditahan

PT Timah Tbk (TINS). dok (Timah.com)
PT Timah Tbk (TINS). dok (Timah.com)

Pembagian dividen itu dilakukan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham seiring dengan kinerja positif yang dicapai sepanjang 2025.

Sementara itu, sebesar 50 persen laba bersih atau sekitar Rp656,8 miliar ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.

2. Timah cetak pendapatan Rp11,55 triliun di 2025

Produksi timah PT Timah Tbk (TINS), anak usaha MIND ID. (dok. MIND ID)
Produksi timah PT Timah Tbk (TINS), anak usaha MIND ID. (dok. MIND ID)

Pada 2025, TINS membukukan pendapatan sebesar Rp11,55 triliun atau naik 6,41 persen dibandingkan 2024 sebesar Rp10,86 triliun. Laba usaha tercatat sebesar Rp1,91 triliun dengan EBITDA mencapai Rp2,76 triliun.

Di sisi operasional, PT TIMAH mencatat produksi bijih timah sebesar 18.635 ton Sn, produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, sementara penjualan logam timah tercatat 16.634 metrik ton.

"Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari upaya perseroan meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat fundamental bisnis, serta menjaga daya saing di tengah tantangan industri yang terus berkembang,” ujar Restu.

3. Strategi TINS pada 2026

PT Timah Tbk (TINS). dok (Timah.com)
PT Timah Tbk (TINS). dok (Timah.com)

PT TIMAH optimistis akan melanjutkan kinerja positif pada tahun 2026, mempertimbangkan permintaan timah global terus menunjukkan prospek yang menjanjikan. Sekitar 50 persen konsumsi timah ditopang oleh industri solder yang menjadi tulang punggung sektor semikonduktor dan elektronik.

Kemudian, pergerakan segmen ini diperkirakan akan terus menguat, didorong oleh pertumbuhan pesat teknologi kecerdasan buatan, perluasan pusat data, perkembangan energi, dan meningkatnya investasi pada infrastruktur kelistrikan modern.

Menghadapi peluang tersebut, PT TIMAH menyiapkan sejumlah strategi pada 2026, antara lain akselerasi produksi dan optimalisasi cadangan, transformasi digital dan keberlanjutan (ESG), optimalisasi dan efisiensi berkelanjutan di seluruh lini bisnis, optimaliasi kinerja anak perusahaan, aset non operasi dan sinergi lainnya dalam mendukung keberlanjutan perusahaan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More