(Laba Kotor / Pendapatan) x 100%
Cara Menghitung Persentase Keuntungan: Rumus Lengkap dan Contoh

- Artikel menjelaskan pentingnya memahami konsep keuntungan sebagai indikator utama kesehatan keuangan bisnis dari berbagai skala usaha.
- Dipaparkan tiga rumus utama untuk menghitung persentase keuntungan, yaitu berdasarkan laba kotor, laba bersih, dan harga beli.
- Diberikan contoh perhitungan nyata serta kisaran persentase keuntungan ideal untuk sektor retail, FnB, jasa, dan manufaktur kecil.
Bagaimana cara menghitung persentase keuntungan? Perhitungan persentase keuntungan dapat dilakukan dengan membagi jumlah keuntungan dengan modal, lalu dikalikan 100 persen.
Dalam menjalankan usaha, ada banyak hal yang perlu diperhitungkan, tidak hanya omzet yang masuk, tetapi juga keuntungan bersih yang kamu dapatkan. Dengan memahami perhitungan persentase keuntungan, kamu dapat menilai seberapa efektif bisnismu dalam menghasilkan laba.
Apakah kamu penasaran bagaimana cara menghitung persentase keuntungan dengan benar? Yuk, simak pembahasan berikut ini!
Table of Content
1. Memahami konsep keuntungan dalam bisnis

Konsep keuntungan umumnya lebih dari sekadar angka atau persamaan dalam matematika. Keuntungan adalah salah satu tolok ukur utama keberhasilan bisnis, sehingga aspek ini sangat penting bagi bisnis skala kecil, menengah, maupun besar.
Keuntungan, atau yang biasa dikenal dengan laba, merupakan selisih antara total pendapatan dan total pengeluaran, termasuk biaya dan pajak, yang berfungsi sebagai indikator penting kesehatan keuangan. Walaupun terdapat berbagai cara dalam penghitungan pendapatan dan pengeluaran, laba menjadi dasar untuk menghitung persentase keuntungan.
2. Rumus persentase keuntungan

Terdapat beberapa cara dalam menghitung persentase keuntungan, tergantung pada aspek keuangan yang ingin kamu analisis. Berikut ini rumus dan cara menghitung persentase keuntungan berdasarkan laba kotor, laba bersih, dan harga beli.
1. Cara menghitung persentase laba kotor
Laba kotor menunjukkan besaran keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya pokok penjualan atau yang biasa dikenal dengan HPP. Dengan mengetahui persentase laba kotor, kamu bisa menilai apakah harga jual yang kamu terapkan sudah menghasilkan keuntungan atau masih terlalu tipis.
Rumus:
2. Cara menghitung persentase laba bersih
Laba bersih menunjukkan keuntungan akhir yang kamu terima setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang ditanggung, seperti biaya operasional, bunga, dan pajak. Persentase laba bersih merupakan indikator yang paling akurat untuk menilai profitabilitas bisnis secara keseluruhan.
Rumus:
(Laba Bersih / Pendapatan) x 100%
3. Cara menghitung persentase keuntungan dari harga beli
Untuk menghitung persentase keuntungan, kamu perlu mengetahui jumlah keuntungan terlebih dahulu dengan menghitung selisih antara harga jual dan harga beli. Kemudian, bagi keuntungan tersebut dengan harga beli dan kalikan 100% untuk memperoleh persentase keuntungan.
Rumus:
Keuntungan = Harga Jual - Harga Beli
Persentase keuntungan = (Keuntungan / Harga Beli) x 100%
3. Contoh cara menghitung persentase keuntungan

Persentase keuntungan sangat penting untuk mengetahui kondisi keungan bisnismu, yuk simak contoh berikut ini:
Pak Andi membeli stok barang untuk tokonya dengan total biaya sebesar Rp3 juta. Setelah seluruh barang terjual, ia memperoleh total pendapatan sebesar Rp4 juta. Lalu berapakah persentase keuntungan yang Pak Andi peroleh?
Keuntungan = Harga Jual - Harga Beli
Keuntungan = Rp4 juta - Rp3 juta
Kuntungan = Rp1 juta
Setelah mengetahui keuntungan Pak Andi, kita lanjut menghitung persentase keuntungan yang Pak Andi terima
Persentase Keuntungan = (Keuntungan / Harga Beli) x 100%
Persentase Keuntungan = (Rp1 juta / Rp3 juta) x 100%
Persentase Keuntungan = 33.3%
Jadi, persentase keuntungan yang diperoleh Pak Andi dari penjualan tersebut adalah 33,3%
4. Cara menghitung persentase keuntungan di Excel dan Google Sheets

Untuk mempercepat proses perhitungan, kamu bisa menghitung persentase keuntunganmu menggunakan Excel atau Google Sheets. Yuk, simak formulanya!

Formula untuk mencari persentase keuntungan di dalam Excel dan Google Sheets adalah harga jual dikurangi harga beli lalu dibagi dengan harga beli. Setelah memasukkan formula tersebut, kamu bisa langsung mengklik Enter untuk mendapatkan hasil persentase keuntunganmu.

5. Berapa persentase keuntungan yang ideal bagi sebuah bisnis?

Besaran persentase keuntungan yang ideal sebenarnya berbeda-beda, tergantung pada jenis bisnis yang kamu jalankan. Berikut adalah gambaran umum persentase yang ideal berdasarkan beberapa sektor.
1. Retail dan toko online
Persaingan ketat menjadi faktor yang memengaruhi persentase keuntungan dalam sektor bisnis ini. Umumnya persentase keuntungan kotor yang ideal berkisar 30%-50% dan keuntungan bersih sekitar 5-20 persen.
2. Bisnis food and beverage (FnB)
Pada umumnya, keuntungan kotor yang diperoleh bisnis kuliner cukup tinggi, tetapi biaya operasionalnya cukup membebani keuntungan bersih. Idealnya, keuntungan kotor berkisar antara 60–70 persen, dengan keuntungan bersih antara 10–15 persen.
3. Bisnis jasa
Karena tidak ada biaya produksi barang, umumnya bisnis jasa cenderung memiliki margin bersih yang lebih tinggi. Persentase idealnya berkisar antara 20–30 persen.
4. Bisnis manufaktur skala kecil
Bisnis manufaktur umumnya perlu mempertimbangkan biaya bahan baku, tenaga kerja, hingga peralatan produksi untuk mendapatkan keuntungan. Umumnya, persentase keuntungan kotor yang ideal berkisar antara 30–50 persen dan keuntungan bersih 5–15 persen.
Itulah penjelasan mengenai cara menghitung persentase keuntungan, mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh perhitungannya. Apakah selama ini kamu sudah menghitung keuntungan bisnismu dengan cara yang tepat?


















