Perkembangan media sosial membuat sebuah produk atau jenis usaha dapat menjadi viral hanya dalam waktu singkat. Banyak orang tergiur melihat antrean pelanggan, tingginya penjualan, atau cerita sukses para pelaku usaha yang memperoleh keuntungan besar dari produk yang sedang populer. Akibatnya, tidak sedikit calon pebisnis yang langsung membuka usaha serupa tanpa melakukan riset pasar, menyusun strategi, atau memahami kebutuhan konsumen dalam jangka panjang. Mereka berharap tren yang sedang naik akan terus bertahan sehingga bisnis dapat berkembang dengan cepat.
Padahal, tidak semua tren mampu bertahan lama. Banyak produk viral yang hanya populer selama beberapa bulan sebelum akhirnya tergantikan oleh tren baru. Ketika permintaan mulai menurun, pelaku usaha yang hanya mengandalkan popularitas tren sering mengalami penurunan penjualan secara drastis. Tanpa perencanaan yang matang, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerugian bahkan kebangkrutan. Oleh karena itu, memahami risiko bisnis yang hanya mengikuti tren menjadi hal penting sebelum memulai usaha.
Berikut beberapa alasan mengapa bisnis yang hanya mengikuti tren lebih cepat mengalami kegagalan. Scroll dibawah ini!
