Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Angka Pertumbuhan Ekonomi Direvisi, Rupiah Terkulai 12 Poin
Ilustrasi Uang (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (7/7/2021).

Dikutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah 12 poin ke level Rp14.482 per dolar AS sore ini. Pada penutupan perdagangan sebelumnya rupiah berada di level Rp14.470 per dolar.

1. Revisi pertumbuhan ekonomi sebabkan rupiah melemah

ilustrasi uang Rupiah. (IDN Times/Umi Kalsum)

Menurut Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, pelemahan rupiah terjadi karena pemerintah merevisi pertumbuhan ekonomi menjadi 3,7 persen sampai 4,5 persen sepanjang tahun ini. Angka tersebut turun dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,5 persen-5,3 persen.

Penetapan proyeksi ekonomi tersebut seiring Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Revisi pertumbuhan ekonomi tersebut mengacu pada pertumbuhan ekonomi di Kuartal Pertama 2021 terkontraksi 0,7 persen dan Kuartal Kedua 2021 yang diprediksi sebesar 7-8 persen,” ujarnya.

2. PPKM Darurat menekan nilai rupiah

ilustrasi PPKM Darurat (IDN Times/Sachril Agustin Berutu)

Di sisi lain, kata Ibrahim, para pengamat juga memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi 2021 akan ada di kisaran sempit yaitu 2-3 persen. Ini mengacu pada pertumbuhan ekonomi di Kuartal Kedua yang hanya 2-3 persen dan Kuartal Ketiga yang kemungkinan terkontraksi kembali di 0-2 persen.

“Alasannya di bulan Juli diberlakukan PPKM Darurat dan kalau penyebaran COVID-19 masih belum bisa terselesaikan maka PPKM Darurat bisa diperpanjang sampai bulan Agustus 2021 walaupun PPKM sedikit diperlonggar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kuartal ketiga benar-benar membuat konsumsi masyarakat dan investasi terjadi stagnasi karena hanya bulan Agustus yang bisa menopang laju pertumbuhan ekonomi.

3. Rupiah berpotensi melemah lagi besok

ilustrasi uang Rupiah (IDN Times/Shemi)

Ibrahim mengatakan, semua faktor tersebut bisa menekan nilai rupiah lebih jauh. Ia memprediksi rupiah akan kembali melemah pada perdagangan Kamis.

“Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.470-Rp14.520,” katanya.

Editorial Team

Related Article