Pemerintah Kejar Target Semua Desa Berlistrik dalam 4 Tahun

- Pemerintah menargetkan seluruh desa di Indonesia teraliri listrik dalam empat tahun, sesuai arahan Presiden Prabowo yang menekankan pemerataan akses energi nasional.
- Kementerian ESDM menyiapkan program lisdes 2026–2027 senilai Rp18,65 triliun untuk membangun jaringan listrik dan PLTS komunal di 3.850 lokasi secara multiyears.
- Presiden Prabowo menyebut elektrifikasi desa sebagai bukti nyata kehadiran negara dan komitmen pemerintah mempercepat swasembada energi bagi seluruh masyarakat.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan program elektrifikasi desa alias listrik desa (lisdes) terus dipercepat sebagai bagian dari upaya pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh desa bisa teraliri listrik dalam waktu empat tahun ke depan. Arahan itu juga diperkuat lewat rapat terbatas pada 25 Agustus 2025 yang secara khusus membahas percepatan program listrik desa dan perluasan akses listrik untuk masyarakat.
"Bapak Presiden menegaskan target elektrifikasi atau melistriki semua desa di seluruh Indonesia dalam waktu 4 tahun," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Kamis (5/6/2026).
1. Strategi pemerintah perluas akses listrik desa

Untuk mempercepat pelaksanaan program lisdes, Tri menyoroti sejumlah langkah yang perlu diperkuat di lapangan, termasuk percepatan pengurusan izin, terutama di kawasan hutan serta pemanfaatan lahan perkebunan masyarakat agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat.
"Kami membutuhkan dukungan berupa percepatan pengurusan perizinan kawasan hutan dan pemanfaatan perkebunan masyarakat dan lainnya," tutur Tri.
Selain itu, ketersediaan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan juga menjadi faktor penting untuk memperlancar distribusi material ke lokasi-lokasi terpencil. Penyediaan lahan untuk pembangunan PLTS komunal sebagai solusi elektrifikasi di wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
Di sisi lain, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga dinilai perlu, melalui tim terpadu yang melibatkan Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, serta instansi terkait lainnya agar pelaksanaan program bisa lebih sinkron di lapangan.
2. Rencana lisdes 2026-2027 jangkau 3.850 lokasi

Pemerintah menyiapkan program lisdes untuk periode 2026-2027 yang akan dijalankan secara multiyears. Program tersebut mencakup pembangunan jaringan distribusi listrik dan PLTS komunal di 3.850 lokasi di berbagai wilayah.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp18,65 triliun. Dana tersebut dialokasikan dalam dua tahun, yakni Rp10,34 triliun pada 2026 dan Rp8,31 triliun pada 2027 melalui skema kontrak tahun jamak.
Program menyasar 3.457 lokasi untuk jaringan listrik berbasis grid dan 393 lokasi untuk PLTS komunal. Infrastruktur yang akan dibangun mencakup kapasitas pembangkit sebesar 79.375 kWp serta sistem penyimpanan energi dengan baterai berkapasitas 118.804 kWh.
Selain itu, proyek ini juga meliputi pembangunan gardu distribusi dengan total kapasitas 295.160 kVA. Untuk penyaluran listrik ke permukiman, akan dibangun jaringan listrik berupa Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 14.289 kilometer sirkuit dan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 9.707 kilometer sirkuit.
3. Prabowo sebut listrik desa jadi bukti negara hadir

Presiden Prabowo Subianto menilai kehadiran listrik di setiap desa merupakan bentuk nyata hadirnya negara yang harus dirasakan seluruh masyarakat. Menurutnya, pemerintah terus mendorong agar seluruh desa segera teraliri listrik, sekaligus memperkuat upaya menuju swasembada energi.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas desa-desa yang sudah menikmati akses listrik dengan kondisi yang baik. Program tersebut, menurutnya, akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi desa di seluruh Indonesia dalam waktu secepat mungkin. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari target besar pemerintahan untuk memastikan tidak ada desa yang tertinggal dalam akses listrik.
“Itu adalah tekad saya sebagai Presiden Republik Indonesia dan kita akan mampu dan tidak lama lagi kita akan sampai ke semua desa,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis.




![[QUIZ] Cari Tahu di Umur Berapa Kamu akan Mencapai Financial Freedom](https://image.idntimes.com/post/20250809/pexels-pavel-danilyuk-7654621_fcdf0e58-11fe-4e36-b4ca-ee76f6e09991.jpg)












