Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit Herdiawan, Ashaf menegaskan pentingnya percepatan pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW).
Langkah tersebut dinilai mendesak untuk menyelamatkan aset nasional di sepanjang pesisir utara Jawa yang nilainya mencapai 368,37 miliar dolar AS atau setara Rp6.188,6 triliun (kurs Rp16.800 per dolar AS).
"Banyak sekali di Pantura Jawa ini yang perlu dilindungi, bukan hanya saja penduduk. Di samping penduduk 17 sampai 20 juta jiwa kita harus lindungi, tapi seluruh aset-aset nasional yang ada di Pantura Jawa ini lebih kurang sekitar 368,37 miliar dolar," katanya dalam media briefing, dikutip Selasa (24/2/2026).
