Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ia menjelaskan khusus di Pasar Induk Kramat Jati, total penyaluran kredit Bank Jakarta telah mencapai plafon Rp48 miliar kepada 167 pedagang.
Potensi pembiayaan di kawasan tersebut masih terbuka lebar. Pasalnya, Pasar Induk Kramat Jati merupakan salah satu pusat perdagangan penting di Jakarta dengan lebih dari 5.000 tempat usaha.
Untuk mendukung kebutuhan modal usaha pedagang, Bank Jakarta menyediakan sejumlah skema pembiayaan, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga pembiayaan non-KUR dengan plafon mencapai Rp500 juta.
"Pembiayaan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pendanaan formal yang sehat dan terjangkau bagi pelaku UMKM. Dengan begitu, ketergantungan pelaku usaha terhadap pembiayaan informal dengan biaya tinggi dapat ditekan," tegasnya.