Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

InJourney Airports Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris Karyawan

InJourney Airports Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris Karyawan
ELSA Business dan InJourney Airports berkolaborasi, perkuat kompetensi Bahasa Inggris karyawan. (Dok. ELSA Business)
  • InJourney Airports menggandeng ELSA Business untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris karyawan, merespons pertumbuhan pariwisata dan mobilitas internasional yang menuntut kualitas layanan bandara lebih baik.
  • Program Multilanguage with AI-Powered Coaching diwajibkan bagi unit Customer Handling Service di sembilan bandara, sebagai bagian transformasi menuju layanan bandara berstandar dunia.
  • Pelatihan AI mensimulasikan layanan penumpang, penanganan keluhan, dan pemulihan layanan, sementara fungsi bisnis mempelajari komunikasi profesional dengan materi yang adaptif dan dipersonalisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Pertumbuhan pariwisata dan mobilitas internasional meningkatkan ekspektasi terhadap kualitas layanan di bandara, salah satunya soal kemampuan bahasa Inggris. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menyadari ini.

Menjawab kebutuhan tersebut, InJourney Airports menggandeng ELSA Business untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris karyawannya melalui teknologi kecerdasan buatan (AI).

  1. 1. Menerapkan program untuk sembilan bandara

    Seseorang memegang ponsel yang menampilkan aplikasi ELSA Speak untuk pembelajaran bahasa Inggris berbasis AI di depan laptop.
    Ilustrasi ELSA Business, yang kini mulai berbasis AI. (Dok. ELSA)

    Melalui kolaborasi tersebut, InJourney Airports menerapkan program Multilanguage with AI-Powered Coaching sebagai program wajib bagi unit Customer Handling Service di sembilan bandara.

    Pengembangan kompetensi tersebut juga mendukung transformasi InJourney Airports dalam menghadirkan layanan bandara berkelas dunia atau world-class airport services, sekaligus meningkatkan daya saing bandara Indonesia.

  2. 2. Kompetensi SDM jadi bagian penting transformasi layanan

    Seorang pembicara mempresentasikan materi bertema loyalitas pelanggan di acara ELSA Business yang kini berbasis kecerdasan buatan.
    Ilustrasi ELSA Business, yang kini mulai berbasis AI. (Dok. ELSA)

    Learning and Development Group Head InJourney Airports, Hary Budi Waluyo, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia.

    "Kolaborasi ini secara langsung mendukung transformasi bisnis dan peningkatan kualitas layanan berstandar internasional yang menjadi misi strategis InJourney Airports," ujar Hary dalam keterangannya.

    Melalui program tersebut, para Customer Handling Officer akan mengikuti pelatihan berbasis AI yang mensimulasikan berbagai situasi nyata di lingkungan bandara.

    Beberapa di antaranya adalah memberikan informasi kepada penumpang internasional, menangani keluhan, hingga melakukan service recovery atau pemulihan layanan.

    Sementara itu, karyawan yang menjalankan fungsi bisnis akan mendapatkan materi Professional Business Communication. Materi tersebut dirancang untuk mendukung kemampuan komunikasi profesional di lingkungan kerja.

  3. 3. AI membantu pembelajaran yang personal dan adaptif

    Karyawan Danamon dan ELSA Business berfoto bersama dalam acara peluncuran program pembelajaran daring untuk pengembangan karyawan.
    ELSA Business dan Danamon hadirkan kerja sama untuk pengembangan karyawan. (Dok. Istimewa)

    Sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris berbasis AI, ELSA Business menawarkan metode pembelajaran yang adaptif melalui sejumlah teknologi. Di antaranya adalah AI Speech Analysis, role-play berdasarkan skenario pekerjaan, serta materi pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai dengan tingkat kemampuan dan bidang profesi masing-masing peserta.

    Vice President of ELSA Business, Will Polese, mengatakan kemampuan komunikasi kini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang berkualitas.

    "Di industri aviasi, setiap interaksi berkontribusi terhadap pengalaman pelanggan dan reputasi perusahaan. Karena itu, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar keterampilan individu, melainkan investasi strategis untuk meningkatkan kualitas layanan InJourney Airports di mata dunia," kata Will.

    Melalui kolaborasi ini, ELSA Business dan InJourney Airports berharap dapat membangun tenaga kerja yang semakin siap menghadapi kebutuhan industri global.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More