Jakarta, IDN Times - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pergeseran signifikan dalam profil investor Surat Berharga Negara (SBN) ritel sepanjang 2025. Kanal digital menjadi pilihan utama, seiring meningkatnya partisipasi investor muda dalam instrumen pembiayaan negara tersebut.
Wakil Presiden Direktur BCA, John Kosasih, mengatakan sepanjang 2025, lebih dari 80 persen frekuensi transaksi dilakukan melalui aplikasi myBCA. Selain itu, jumlah investor tumbuh lebih dari 20 persen secara tahunan (year on year/YoY), dengan kontribusi terbesar berasal dari generasi milenial dan Gen Z yang meningkat lebih dari 50 persen YoY .
"Capaian ini menunjukkan, kemudahan akses instrumen investasi negara melalui ekosistem layanan BCA dapat menjangkau lebih banyak generasi mudauntuk mulai berinvestasi," kata John.
