- Bisa mengoperasikan setiap alat pembuat kopi dengan baik.
- Mampu brewing atau menyeduh kopi dengan baik.
- Bisa menghitung dan menakar setiap komposisi minuman, mulai dari kopi, susu, dan gula.
- Mampu mengingat resep dan bahan yang dibutuhkan pada setiap menu kafe dengan baik.
- Bisa bekerja multitasking.
- Teliti dan detail.
- Mampu berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan maupun sesama karyawan.
Segini Gaji Barista Part Time dan Full Time, Tertarik?

- Profesi barista makin populer di kalangan anak muda seiring tren coffee shop yang terus berkembang di berbagai kota Indonesia.
- Gaji barista full-time berkisar Rp2–6 juta per bulan, sedangkan part-time sekitar Rp1–3 juta tergantung lokasi, pengalaman, dan kemampuan.
- Faktor penentu gaji meliputi pengalaman kerja, lokasi kafe, skill serta sertifikasi, jenis coffee shop, dan durasi jam kerja.
Tren kedai kopi dan coffee shop di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring waktu. Hal ini berkontribusi terhadap populernya profesi terkait, seperti barista.
Singkatnya, barista adalah orang yang bertugas meracik dan membuat minuman, terutama kopi sesuai pesanan pelanggan. Selain membuat kopi, terkadang barista juga melakukan tugas lain, seperti menerima orderan hingga melayani pelanggan.
Sejalan dengan tugas utamanya untuk meracik minuman yang nikmat, seorang barista tentu butuh pengetahuan luas, terutama soal kopi dan keterampilan meracik dengan alat-alat yang tersedia. Lantas, kira-kira berapa gaji barista part time dan full time di Indonesia? Berikut ulasannya yang bisa disimak!
1. Gaji barista full-time

Secara umum, profesi barista biasa dikenali dalam dua kategori utama berdasarkan waktu kerjanya, yakni full-time dan part-time. Bagi mereka yang bekerja penuh waktu atau full-time, profesi ini mengharuskannya bekerja sesuai jam yang disepakati. Misal antara 40 hingga 50 jam setiap minggunya dengan aturan jam masuk yang juga menyesuaikan.
Nah, karena statusnya full-time, kamu bisa mendapatkan gaji tetap setiap bulannya sesuai dengan kontrak yang dimiliki. Secara umum, gaji barista penuh waktu tentu lebih tinggi dibandingkan dengan barista part time karena memiliki durasi kerja yang lebih lama. Namun, besaraannya sendiri tetap bervariasi, tergantung Upah Minimum Kota (UMK) di masing-masing daerah hingga pengalaman yang dimiliki.
Berdasarkan pantauan di sejumlah platform lowongan kerja online, nominal gaji barista full-time cukup beragam. Sebagai contoh untuk daerah Jakarta dan sekitarnya, bayarannya mulai dari Rp2 juta hingga Rp6 juta, tergantung pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.
Selain gaji, ada juga sejumlah barista yang mendapat benefit lain seperti uang makan atau biaya transportasi. Ada pula yang ditawari program pelatihan lanjutan sebagai salah satu fasilitas tambahan.
2. Gaji barista part-time

Biasanya, pemilik kafe di Indonesia juga membutuhkan tenaga part-time di samping memiliki karyawan full-time. Kebanyakan barista part-time adalah mahasiswa yang ingin mencari pemasukan tambahan atau fresh graduate yang ingin mengisi kegiatan saat mencari pekerjaan full-time.
Berbeda dari barista penuh waktu, jam kerja barista part-time juga lebih sedikit. Misalnya seperti 20-35 jam seminggu, tergantung kesepakatan.
Selain jam kerja, gaji yang didapat pun berbeda. Berdasarkan pantauan di sejumlah platform pencarian kerja, bayaran barista part-time berkisar Rp1 juta sampai Rp2 juta per bulan. Namun, ada pula yang menawarkan gaji lebih besar hingga lebih dari Rp3 juta dengan kemampuan tertentu, seperti bisa menggunakan bahasa Inggris.
Kemudian, sejumlah kafe juga ikut memberi insentif tambahan sebagai bonus apabila pekerjanya memenuhi target tertentu. Namun, sekali lagi perlu ditekankan bahwa kisaran gaji tersebut berbeda-beda, tergantung daerah atau skala bisnis kafe.
3. Faktor yang memengaruhi gaji barista

Sebagaimana pekerjaan lain, gaji untuk profesi barista juga dipengaruhi sejumlah faktor. Berikut ini di antaranya:
Pengalaman kerja
Biasanya, barista berpengalaman memiliki gaji yang lebih tinggi. Alasannya tentu karena mereka sudah terbiasa menangani pekerjaan ini, sehingga cenderung lebih dihargai dibanding pemula.
Lokasi kerja
Barista yang bekerja di kota besar atau area premium umumnya bisa mendapatkan gaji lebih besar dibanding daerah kecil. Hal ini dipengaruhi oleh UMR di sana dan target pasar dari coffee shop tersebut.
Skill dan sertifikasi
Kemampuan teknis hingga pemahaman tentang kopi bisa cukup memengaruhi nilai seorang barista. Ada juga sertifikasi dari lembaga terpercaya yang juga meningkatkan daya tawar saat nego gaji.
Jenis coffee shop
Gaji barista di coffee shop independen kecil tentu berbeda dengan mereka yang bekerja di brand besar. Selain itu, ada juga tempat kerja yang mengharuskan barista untuk rangkap tugas lain, seperti kasir, baker, dan lainnya.
Jam kerja
Barista yang bekerja full-time atau lembur berpotensi memiliki penghasilan lebih tinggi. Beberapa tempat juga memberikan tambahan insentif untuk jam kerja tertentu.
4. Kemampuan yang harus dimiliki barista

Pekerjaan sebagai barista bukan sesederhana menuangkan bubuk kopi, menambahkan air panas, dan menambahkan susu. Ada beberapa hard skill dan soft skill yang harus dimiliki sebagai barista. Berikut di antaranya:
Nah, itulah tadi ulasan mengenai gaji barista part time dan full time di Indonesia serta beberapa kemampuan yang harus dimiliki untuk menjadi barista profesional. Tertarik menekuni pekerjaan ini?
FAQ seputar gaji barista
| Berapa gaji barista per bulan? | Gaji barista di berbagai daerah umumnya berbeda, baik itu penuh waktu maupun paruh waktu. Sebagai contoh, gaji barista full-time di Jakarta bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp6 juta, tergantung pengalaman dan kemampuan yang dimiliki. Sedangkan untuk part-time mendapat Rp1-Rp3 juta per bulan. |
| Barista harus lulusan apa? | Secara umum, profesi barista tidak memerlukan latar belakang pendidikan khusus, sehingga terbuka untuk semua kalangan. Namun, biasanya ada kriteria tertentu yang membuat nilai lebih. Misalnya seperti pernah mengikuti kursus/sertifikasi barista. |
| Berapa jam kerja di barista? | Jam kerja barista umumnya beragam. Misalnya untuk barista full-time bisa 40-50 jam seminggu, sedangkan untuk barista part-time mencapai 20-35 jam per minggu. |
| Faktor apa saja yang memengaruhi gaji barista? | Ada beberapa faktor yang bisa berpengaruh. Di antaranya seperti pengalaman kerja, lokasi, jenis kafe, jam kerja hingga kepemilikan sertifikasi atau skill tertentu. |



















