Binaan Pertamina, Difa Kreasi Perluas Pasar ke Medan-Jambi

- Difa Kreasi, usaha kerajinan anyaman lidi milik Siti Rohani, menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sejak 2020 setelah berawal dari pekerjaan buruh angkut sawit.
- Pendampingan Pertamina mencakup pelatihan manajemen keuangan, pemasaran, media sosial, dan Pertamina UMK Academy untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing usaha Difa Kreasi.
- Produk Difa Kreasi kini menjangkau Medan dan Jambi, sementara Pertamina SMEXPO di Pekanbaru membuka peluang promosi, perluasan jaringan pasar, dan pertukaran pengalaman antar-UMKM.
Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembinaan dan perluasan akses pasar. Salah satu UMKM binaannya adalah Difa Kreasi, usaha kerajinan anyaman lidi milik Siti Rohani yang kini telah memperluas pemasaran hingga Medan dan Jambi.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, pengembangan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan usaha serta pembukaan akses pasar.
“Setiap UMKM memiliki cerita dan potensi untuk berkembang. Kisah Difa Kreasi menunjukkan bahwa kesempatan, kemauan untuk belajar, dan kerja keras dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha,” kata Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).
1. Difa Kreasi jadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sejak 2020

ilustrasi lampu gantung anyaman bambu (pexels.com/Frank Lv) Difa Kreasi merupakan mitra binaan PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sejak 2020. Sebelum menekuni usaha kerajinan, Siti bersama suaminya bekerja sebagai buruh angkut buah sawit.
Peluang mengembangkan usaha datang ketika Siti mengikuti pelatihan menganyam lidi yang diberikan penyuluh lapangan Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Berbekal keterampilan tersebut, Siti mulai memproduksi berbagai kerajinan berbahan lidi dan mengembangkan usahanya secara bertahap.
Dalam perjalanannya, Difa Kreasi mendapat pendampingan dari Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui sejumlah program pengembangan UMKM. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan manajemen keuangan, pemasaran, pemanfaatan media sosial, hingga keikutsertaan dalam Pertamina UMK Academy.
"Dulu, saya dan suami bekerja sebagai kuli angkut buah sawit. Pekerjaan itu sangat mengandalkan tenaga. Karena kami buruh harian lepas, kalau ada pekerjaan kami bekerja, kalau tidak ada pekerjaan berarti tidak ada penghasilan," ujar Siti.
2. Produk Difa Kreasi dipasarkan hingga ke Medan dan Jambi

ilustrasi perajin anyaman bambu (pexels.com/Quang Nguyen Vinh) Seiring pengembangan usaha, produk Difa Kreasi kini tidak hanya dipasarkan di Dumai, tetapi telah menjangkau konsumen di Medan dan Jambi.
Siti juga mendapat kesempatan memperluas jaringan pemasaran melalui Pertamina SMEXPO yang digelar pada 25–27 September 2026 di Living World Pekanbaru. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperkenalkan produk dan memperluas akses pasar.
“Pertamina SMEXPO menjadi salah satu sarana bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk, memperluas pasar, sekaligus membangun jejaring usaha,” ucap Siti.
3. Pertamina SMEXPO jadi ajang bertukar pengalaman dengan UMKM lainnya

PT Pertamina berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp2 miliar melalui gelaran SMEXPO Regional. (Dok/Istimewa). Menurut Siti, Pertamina SMEXPO tidak hanya menjadi ajang penjualan produk, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan pelaku UMKM lainnya.
“Bagi saya, Pertamina SMEXPO bukan sekedar pameran. Ini adalah bukti bahwa kehidupan bisa berubah ketika kita mau mencoba, belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah,” kata Siti.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















