Jakarta, IDN Times - PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli Tiket membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp14,83 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut naik 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp9,59 triliun.
Kenaikan pendapatan berasal dari sejumlah lini usaha, terutama penjualan elektronik konsumen dan produk gaya hidup. Selain itu, bisnis agen perjalanan daring (online travel agent/OTA), segmen institusi, serta jaringan toko fisik juga mencatat peningkatan kontribusi.
CEO dan Co-Founder Blibli Tiket Kusumo Martanto mengatakan, kenaikan tersebut terjadi saat konsumen masih lebih selektif dalam berbelanja dan persaingan pasar semakin ketat. Menurut dia, pihaknya memilih menjaga pertumbuhan dengan tetap memperhatikan efisiensi biaya dan pengembangan layanan daring maupun luring.
"Semester pertama tahun 2026 semakin menunjukkan ketangguhan ekosistem omnichannel terintegrasi kami serta konsistensi kami dalam menjalankan strategi jangka panjang," kata Kusumo dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).
