Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin buka-bukaan soal alasan menarik tujuh rangkaian KRL buatan PT INKA (Persero) dari armada yang dioperasikan.
KAI melalui KAI Commuter atau KCI sempat menarik tujuh rangkaian KRL buatan PT INKA usai insiden anjlok di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota pada Jumat, (4/9/2026) lalu. Kemudian, dari tujuh rangkaian, sebanyak empat rangkaian sudah kembali dioperasikan pada Sabtu, (19/9) lalu.
Bobby mengatakan, penarikan dilakukan karena pihaknya mendeteksi potensi fatigue atau kelelahan material sehingga dapat mengganggu operasional kereta.
"Kami terpaksa me-recall tujuh unit trainset di INKA karena kami menemukan ketika melakukan pengecekan, itu ada komponen yang mempunyai potensi fatigue, yang mempunyai potensi untuk mengganggu operasional dari kereta ini," ujar Bobby dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (23/9/2026).
