Kenapa Rumah di Menteng Mahal? Berikut 5 Alasannya

- Rumah di Menteng mahal karena lokasinya strategis di Jakarta Pusat, dekat Monas, kawasan bisnis, perkantoran swasta, dan pusat pemerintahan.
- Tata ruang yang asri, pepohonan besar, serta infrastruktur kawasan tua yang dirancang nyaman membuat Menteng memiliki daya tarik hunian tinggi.
- Pasokan rumah terbatas karena banyak pemilik enggan menjual, sementara status cagar budaya dan sejarah sebagai kawasan elite memperkuat nilai prestise properti.
Bagi kamu yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, mungkin pernah atau sering melewati kawasan Menteng yang berada di Jakarta Pusat. Setiap lewat daerah tersebut, pemandangan yang paling banyak terlihat biasanya rumah-rumah besar, pepohonan rindang, dan pedestrian yang rapi.
Pemandangan tersebut mungkin menjadi gambaran ideal sebuah kawasan tempat tinggal bagi banyak orang di Indonesia. Namun, tidak dengan harga properti di sana.
Sejak lama, rumah-rumah di Menteng dikenal dengan harganya yang selangit. Bahkan, Menteng adalah salah satu kawasan eksklusif termahal di Asia menurut Tatler Asia.
Lantas, kenapa rumah di Menteng mahal? Berikut lima alasannya.
Table of Content
1. Dekat dengan kawasan bisnis dan pusat kota

ilustrasi desain fasad rumah mewah dua lantai (pexels.com/Muhammad Tanvir) Alasan rumah di Menteng mahal sangat mahal adalah lokasinya yang dekat dengan kawasan bisnis dan pusat kota. Menteng merupakan salah satu kecamatan di Jakarta Pusat yang terletak persis di sebelah selatan Monumen Nasional (Monas).
Kawasan Menteng juga berada dekat dengan area bisnis utama dan gedung perkantoran swasta maupun pemerintahan. Lokasi yang dianggap strategis inilah yang membuat harga rumah-rumah di Menteng punya nilai selangit.
2. Tata ruang yang lebih asri dan nyaman

suasana Taman Menteng (IDN Times/Reynaldy Wiranata) Kawasan Menteng juga memiliki tata ruang yang dianggap banyak orang lebih asri dan memang nyaman untuk ditinggali. Jika dilihat dari faktor historis, infrastruktur di Menteng memang sudah dirancang sejak lama sebagai wilayah yang nyaman.
Kamu bisa menemukan lebih banyak pohon tinggi dan besar di kawasan ini, khususnya di daerah perumahannya. Hal itu juga disebabkan Menteng termasuk salah satu kawasan tua di Jakarta, sehingga pohon-pohon di sana mungkin sudah berusia puluhan tahun.
3. Banyak pemilik enggan menjual rumahnya

ilustrasi rumah mewah dengan pencahayaan yang baik (pexels.com/Max Vakhtbovycn) Alasan rumah di Menteng mahal selanjutnya adalah tingkat supply terhadap rumah-rumah di sana sangat rendah dan terbatas. Hanya sedikit pemilik rumah di Menteng saat ini yang ingin melepas atau menjual rumah mereka kepada orang lain, salah satunya karena faktor prestise.
4. Menteng termasuk zona cagar budaya

ilustrasi interior rumah mewah minimalis (pexels.com/Vika Glitter) Rumah-rumah di Menteng bisa begitu mahal, salah satunya karena kawasan tersebut berada di dalam zona cagar budaya yang tidak bisa diubah secara bebas. Ada beberapa aturan yang mungkin melarang pemilik rumah mengubah bentuk atau bagian tertentu dari suatu rumah.
Misalnya, ada rumah yang bisa dibeli, tapi tidak bisa diubah bentuknya. Ada pula rumah yang bisa dibeli, tapi tampak luar harus sama dan hanya bagian belakang yang boleh direnovasi.
5. Kawasan elite sejak zaman Belanda

Tugu 66 di Taman Menteng (dok. pribadi/Gusti Nur Iwari) Secara faktor historis, kawasan Menteng sudah dikenal sebagai kawasan elite sejak zaman penjajahan Belanda. Sejak dulu pula, Menteng memang dikenal sebagai perumahan yang terletak di jantung Kota Jakarta, yakni pusat bisnis dan pemerintahan terletak tak jauh dari kawasan ini.
Hal itu seiring waktu memunculkan anggapan tersendiri di benak masyarakat bahwa memiliki rumah di kawasan Menteng adalah sebuah prestise. Pada akhirnya, faktor itu yang membuat harga rumah di Menteng kian meningkat setiap tahun.
Nah, itulah penjelasan kenapa rumah di Menteng mahal yang menarik untuk diketahui. Bercita-cita punya rumah di sini?





















