BTN Salurkan 28 Ribu Unit KPR Subsidi hingga Akhir Maret 2026

- BTN dan anak usahanya menyalurkan 28.811 unit KPR Subsidi hingga Maret 2026, menguasai 72 persen pangsa pasar dan unggul jauh dari bank Himbara lainnya.
- Sejak 1976, BTN telah membiayai lebih dari 4 juta rumah dengan total nilai Rp262,32 triliun, termasuk realisasi Rp3,65 triliun untuk 21.954 unit hingga Maret 2026.
- Sepanjang 2025, BTN menyalurkan KPR subsidi senilai Rp22,01 triliun untuk 132.803 unit rumah serta berkomitmen memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Grup PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melaporkan telah menyalurkan KPR Subsidi untuk 28.811 unit hunian hingga akhir Maret 2026.
KPR itu disalurkan BTN bersama anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional. Dengan capaian itu, maka grup BTN menguasai 72 persen pangsa pasar KPR Subsidi.
"BTN terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembiayaan perumahan, khususnya bagi MBR. Peningkatan market share ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh," kata Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar dikutip Rabu, (1/4/2026).
1. Salip BNI hingga BRI

Dominasi itu mengalahkan Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) lainnya, sepertiĀ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan market share 8,28 persen dan realisasi 3.311 unit rumah.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan pangsa pasar 6,95 persen atau setara 2.780 unit rumah.
Berikutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pangsa pasar sebesar 5,36 persen dengan realisasi 2.143 unit rumah.
Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berada di posisi terakhir dengan pangsa pasar 2,02 persen dan realisasi 808 unit rumah.
2. BTN biayai lebih dari 4 juta rumah lewat KPR

Sejak pertama kali menyalurkan KPR pada 1976, BTN telah membiayai 4.087.046 unit rumah dengan total nilai mencapai Rp 262,32 triliun.
Hingga 27 Maret 2026, realisasi penyaluran KPR subsidi BTN mencapai Rp 3,65 triliun untuk 21.954 unit rumah.
3. BTN salurkan Rp22,01 triliun lewat KPR subsidi sepanjang 2025

Sementara sepanjang 2025, BTN menyalurkan KPR subsidi sebanyak 132.803 unit rumah dengan nilai Rp22,01 triliun.
Hirwandi mengatakan, BTN akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan. Capaian itu sekaligus menegaskan peran BTN dalam mendukung kepemilikan hunian bagi masyarakat Indonesia, seiring fungsi intermediasi yang terus diperkuat untuk mendorong kinerja perseroan.
"Kolaborasi dengan pemerintah dan pengembang akan terus diperkuat agar penyaluran KPR subsidi semakin merata dan tepat sasaran," ujar Hirwandi.

















