Menentukan apakah sebuah sistem perlu dibangun sendiri atau diserahkan ke pihak ketiga sering dianggap sebagai keputusan teknis. Padahal, pilihan ini bisa berdampak besar pada kendali dan arah bisnismu ke depan.
Banyak founder baru menyadari risikonya setelah bisnis tumbuh dan mulai bergantung pada infrastruktur tertentu. Pengalaman ini juga dialami oleh seorang pendiri perusahaan fintech yang mengelola produk berbasis regulasi ketat.
Dilansir Entrepreneur, ia membagikan pelajaran penting tentang bagaimana keputusan build atau outsource seharusnya dilihat sebagai soal kontrol, bukan hanya efisiensi. Yuk, simak lima cara berikut agar kamu bisa mengambil keputusan lebih bijak sebelum bisnismu terlanjur bergantung pada sistem yang salah.
