CEK FAKTA: Benarkah Pemerintah Buka Pendaftaran Bantuan Bibit Ayam?

- Unggahan Facebook mengklaim pendaftaran bantuan bibit ayam 2026 bagi 5.000 peserta, termasuk pakan, imunisasi, pelatihan, dan modal usaha.
- Tautan dalam unggahan mengarahkan pengguna ke formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
- Ditjen PKH Kementan menegaskan informasi tersebut hoaks dan mengimbau masyarakat waspada terhadap penawaran program yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian.
Jakarta, IDN Times - Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim menyediakan link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah untuk tahun anggaran 2026.
Unggahan tersebut beredar di salah satu akun Facebook. Dalam unggahan itu disebutkan pemerintah menyediakan bantuan bagi 5.000 peserta berupa bibit ayam, pakan ternak, imunisasi dan pelatihan beternak, hingga modal usaha.
“Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam Kuota nasional terbatas 5.000 peserta,” demikian narasi dalam unggahan tersebut.
1. Cantumkan sejumlah persyaratan untuk menarik perhatian

Peternakan ayam petelur jadi sarana pembinaan bagi narapidana Lapas Kedungpane Semarang. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang) Pengunggah juga mencantumkan sejumlah persyaratan, antara lain warga negara Indonesia, memiliki lahan atau kandang ternak, bersedia mengikuti pelatihan, serta mengisi formulir pendaftaran online.
Unggahan tersebut menyertakan tautan pendaftaran. Ketika tautan diklik, pengguna diarahkan ke sebuah halaman yang menampilkan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
2. Informasi yang beredar hoaks dan tidak benar

Salah satu kandang ayam di peternakan wilayah Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. (IDN Times/Fariz Fardianto) Penelusuran IDN Times menemukan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melalui akun Instagram resminya, @ditjen_pkh.
Ditjen PKH Kementan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi yang beredar melalui media sosial, WhatsApp, SMS, maupun telepon yang menawarkan bantuan, hibah, rekrutmen, atau program tertentu dengan mengatasnamakan Kementerian Pertanian atau Ditjen PKH. Dengan demikian, informasi tersebut merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
3. Sederet program prioritas Kementan

Lapas Kedungpane Semarang punya peternakan ayam petelur dengan jumlah yang lumayan besar. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang) Kementerian Pertanian RI, melaksanakan program prioritas Kementerian Pertanian pada 2026 berfokus pada pencapaian swasembada pangan nasional.
Program utamanya mencakup pompanisasi dan percepatan luas tambah tanam untuk antisipasi kekeringan, optimasi lahan (Oplah), cetak sawah rakyat, penyediaan benih unggul, serta hilirisasi komoditas pertanian dan peternakan
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)









![[WANSUS] Buka Wisata di Hutan, Bukan cuma Soal Cuan!](https://image.idntimes.com/post/20260930/img_2704_515bf8b5-91ee-438e-9979-2c6796cff7bd_watermarked_idntimes-2.jpeg)













