Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cuan Rukun Raharja (RAJA) Meroket 82 Persen hingga September 2026

3 min read
Cuan Rukun Raharja (RAJA) Meroket 82 Persen hingga September 2026
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membukukan kinerja positif pada semester I 2026. (Dok/Istimewa)
  • RAJA mencatat laba bersih 43,8 juta dolar AS pada Januari-September 2026, melonjak 82 persen secara tahunan, didukung pengelolaan biaya dan investasi strategis.
  • Pendapatan naik 4 persen menjadi 203,9 juta dolar AS, sementara laba kotor tumbuh 26 persen menjadi 71,2 juta dolar AS berkat penurunan beban pokok pendapatan.
  • RAJA menawarkan obligasi dan sukuk senilai total Rp1,55 triliun untuk melunasi pinjaman serta modal kerja, dengan permintaan investor sekitar Rp1,20 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatatkan laba bersih sebesar 43,8 juta dolar AS sepanjang sembilan bulan pertama 2026 (9M 2026). Angka tersebut melonjak 82 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 24,1 juta dolar AS.

Direktur Utama Rukun Raharja Djauhar Maulidi mengatakan, pertumbuhan kinerja tersebut mencerminkan strategi diversifikasi portofolio perseroan yang mulai memberikan kontribusi positif.

"Meskipun bisnis downstream sempat menghadapi gangguan operasional, Perseroan tetap mencatat pertumbuhan laba yang kuat berkat disiplin pengelolaan biaya dan kontribusi investasi strategis, termasuk HCML yang telah memberikan dampak positif pada tahun pertama investasinya," ujar Djauhar dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

  1. 1. Kenaikan laba raja ditopang kinerja operasional dan investasi HCML

    Ilustrasi pemeriksaan laporan keuangan dengan kaca pembesar.
    Ilustrasi pemeriksaan laporan keuangan dengan kaca pembesar.

    Menurutnya, perseroan akan menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Dari sisi operasional, RAJA membukukan pendapatan sebesar 203,9 juta dolar AS pada periode Januari-September 2026, meningkat 4 persen dibandingkan 196 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh pengakuan penuh pendapatan proyek Sengkang Gas Compressor sebesar 8,4 juta dolar AS serta peningkatan pendapatan dari lifting minyak dan gas sebesar 2,7 juta dolar AS.

    "Sementara itu, beban pokok pendapatan turun 5 persen menjadi 132,7 juta dolar AS. Penurunan tersebut antara lain disebabkan berkurangnya volume pembelian gas akibat gangguan jaringan pipa gas di Sumatera. Alhasil, laba kotor RAJA meningkat 26 persen menjadi 71,2 juta dolar AS sepanjang Januari-September 2026," tegasnya.

    Adapun pertumbuhan laba bersih turut ditopang oleh kontribusi pendapatan investasi sebesar 13,2 juta dolar AS dari kepemilikan 20 persen saham di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). Perseroan juga memperoleh peningkatan pendapatan investasi dari PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) seiring kenaikan harga minyak dunia.

  2. 2. Lewat akuisisi SMS Development, RAJA raih keuntungan 3,9 juta dolar AS

    ilustrasi laporan keuangan, finance report, financial report, investasi, saham, dividen, passive income, penghasilan pasif, analisis
    ilustrasi laporan keuangan, finance report, financial report, investasi, saham, dividen, passive income, penghasilan pasif, analisis (vecteezy.com/Tatyana Makarova)

    Selain itu, RAJA membukukan keuntungan gain on bargain purchase sebesar 3,9 juta dolar AS dari transaksi akuisisi SMS Development Ltd. melalui PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).

    SMS Development Ltd. memiliki 20 persen saham HCML yang merupakan operator Wilayah Kerja Madura Strait. Kontribusi investasi tersebut menopang kinerja perseroan di tengah kenaikan beban keuangan akibat pendanaan akuisisi HCML.

  3. 3. RAJA bidik dana Rp1,55 triliun dari obligasi dan sukuk, Ini besaran kuponnya

    ilustrasi laporan keuangan, finance report, financial report
    ilustrasi laporan keuangan, finance report, financial report (vecteezy.com/Sirichai Puangsuwan)

    Sementara itu, dari sisi pendanaan, RAJA juga tengah menawarkan obligasi dan sukuk wakalah dengan target penghimpunan dana Rp1,55 triliun. Hingga saat ini, indikasi permintaan investor terhadap instrumen tersebut telah mencapai sekitar Rp1,20 triliun.

    Perseroan melaksanakan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Rukun Raharja Tahap I Tahun 2026 dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Rukun Raharja Tahap I Tahun 2026.

    Nilai penerbitan obligasi mencapai Rp1,01 triliun, sedangkan sukuk wakalah sebesar Rp191,6 miliar. Kedua instrumen tersebut diterbitkan dengan skema penjaminan kesanggupan penuh (full commitment).

    Obligasi dan sukuk ditawarkan dalam dua seri. Seri A memiliki tenor tiga tahun dengan tingkat kupon atau imbal hasil 8,50 persen per tahun. Sementara Seri B memiliki tenor lima tahun dengan tingkat kupon atau imbal hasil 9 persen per tahun.

    Dari sisi peringkat, obligasi RAJA memperoleh peringkat idA+, sedangkan sukuk wakalah memperoleh peringkat idA+(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

    Masa penawaran umum berlangsung pada 30 Oktober hingga 4 November 2026. Adapun pencatatan kedua instrumen di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 11 November 2026.

    Dana hasil penerbitan obligasi dan sukuk akan digunakan untuk pelunasan dipercepat sejumlah fasilitas pinjaman bank perseroan dan anak usaha serta memenuhi kebutuhan modal kerja.

    Memasuki kuartal IV 2026, RAJA memprioritaskan pemulihan volume penjualan gas, penyelesaian proyek infrastruktur energi, dan optimalisasi kontribusi portofolio investasi. Perseroan berharap kombinasi pertumbuhan organik dan ekspansi terukur dapat memperkuat fundamental bisnis serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Related Articles

See More