Mari Elka Pangestu dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu juga ditunjuk menjadi Komisaris PT DSI.
Mari merupakan putri dari J.J. Panglaykim, seorang ekonom terkenal di Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1956 itu memperoleh gelar Sarjana dan Master of Economics dari the Australian National University, Australia. Pada 1986, Mari meraih gelar PhD dalam bidang Perdagangan Internasional, Keuangan, dan Ekonomi Moneter dari Universitas California, Davis, Amerika Serikat.
Pada era pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mari diberikan amanah menjadi Menteri Perdagangan (2004-2011), dan kemudian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-2014).
Sebelum menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Mari telah lama aktif dalam berbagai forum perdagangan seperti Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (PECC), Forum Ekonomi Dunia Davos (termasuk di berbagai Dewan Agenda Global), Forum Boao China untuk Asia, Panel Ekonom Asia, dan forum kepemimpinan internasional lainnya. Mari Elka pernah bertugas di berbagai dewan perusahaan seperti Astra International.
Pada 9 Januari 2020, Bank Dunia mengumumkan Mari Elka ditunjuk sebagai Pelaksana, Kebijakan dan Kemitraan Pembangunan. Bank Dunia menganggapnya sangat dihormati sebagai pakar internasional untuk berbagai masalah global. Kala itu, Mari juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas International Food Policy Research Institute (IFPRI) di Washington D.C, dan juga aktif sebagai Penasihat Komisi Global untuk Geopolitik Transformasi Energi International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi.