Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dasco: Ekonomi Indonesia Masih Kuat, Jangan Digoreng Seolah Runtuh
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (IDN Times/Zahira Hilman)
  • Sufmi Dasco menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat meski ada gejolak global dan menolak narasi yang menggambarkan kondisi seolah ekonomi sedang runtuh.
  • Ia menyebut tekanan global mulai berdampak pada ancaman PHK di berbagai sektor, sehingga perlu langkah bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
  • Dasco mengajak seluruh elemen, termasuk buruh, tetap kompak menjaga kepercayaan investor serta kestabilan politik dan ekonomi demi kesejahteraan rakyat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Dasco bilang ekonomi Indonesia masih kuat walau dunia lagi susah. Ada orang yang bilang ekonomi kita mau jatuh, tapi katanya itu tidak benar. Sekarang ada banyak tantangan, seperti orang takut kehilangan kerja. Pak Dasco minta semua orang dan buruh tetap kompak supaya negara tetap aman dan rakyat bisa hidup baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Sufmi Dasco mencerminkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang tangguh meski menghadapi tekanan global. Dengan menekankan kekuatan fiskal dan pentingnya menjaga kepercayaan investor, ia menunjukkan optimisme terhadap kemampuan bangsa mempertahankan stabilitas. Ajakan untuk bersatu juga memperlihatkan semangat kolaboratif dalam melindungi kesejahteraan pekerja dan ketahanan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah gejolak global. Namun, ia menilai ada narasi yang menggambarkan Indonesia seolah tengah mengalami keruntuhan ekonomi.

“Fundamental ekonomi kita kuat, fiskal kita kuat. Tapi kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan. Padahal tidak demikian,” kata Dasco dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Menurut Dasco, gejolak global mulai memberi tekanan terhadap kondisi ekonomi dalam negeri, termasuk meningkatnya ancaman PHK di berbagai sektor.

“Tapi di negara kita ini perang baru dimulai. Perang terhadap tadi, perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita,” ujar Dasco.

Wakil Ketua DPR RI itu menyampaikan, tantangan lain yang perlu dijaga adalah kepercayaan investor asing agar tetap terjaga, sehingga kesejahteraan buruh tidak terganggu dan gelombang PHK dapat dicegah.

“Terlebih lagi, kita harus sama-sama menjaga kestabilan ekonomi, kestabilan politik untuk kemakmuran dan juga kepentingan rakyat kita. Nah, fenomena akhir-akhir ini ada yang memanfaatkan isu global, dampak dari global itu kemudian untuk membuat kita tidak stabil,” kata Dasco.

Dasco pun mengajak seluruh elemen, termasuk kalangan buruh, untuk tetap kompak menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini.

“Oleh karena itu saya minta kepada teman-teman buruh sekalian, kita harus bersatu, kita harus kompak menjaga pemerintahan, menjaga rakyat kita bersama-sama, menjaga kekompakan buruh untuk kesejahteraan kita semuanya,” tutur Dasco.

Editorial Team

Related Article