Jakarta, IDN Times – Prospek sektor properti di Indonesia Timur dinilai masih terbuka seiring perkembangan ekonomi kawasan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang berkualitas. Di tengah potensi tersebut, kepercayaan konsumen menjadi salah satu faktor penting yang dapat menentukan keberlanjutan pertumbuhan pasar properti.
Prospek Properti Indonesia Timur, Kepercayaan Konsumen Menjadi Kunci

- Prospek properti Indonesia Timur tetap terbuka, dengan Makassar sebagai motor pembangunan yang ditopang pertumbuhan ekonomi, kebutuhan hunian berkualitas, serta pengembangan kawasan terintegrasi.
- Kepercayaan konsumen menjadi penentu pasar di tengah banyaknya pilihan proyek; penghargaan berbasis suara masyarakat mencerminkan penilaian atas kualitas dan kredibilitas pengembang.
- Preferensi hunian bergeser ke produk efisien dan berkelanjutan, seperti penggunaan panel surya; pengembang dituntut menjaga kualitas, tata kelola lingkungan, dan nilai investasi jangka panjang.
Makassar menjadi salah satu kawasan yang mencerminkan perkembangan tersebut. Sebagai episentrum pembangunan di Indonesia Timur, pertumbuhan kota ini turut ditopang oleh permintaan terhadap hunian yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan gaya hidup.
Perkembangan kawasan hunian juga tidak lagi hanya berkaitan dengan penyediaan rumah. Infrastruktur, fasilitas pendukung, hingga penerapan teknologi menjadi bagian yang semakin penting dalam membentuk kawasan yang dapat memberikan nilai ekonomi dalam jangka panjang.
1. Makassar menjadi salah satu motor properti Indonesia Timur

Ilustrasi suasana Kota Makassar. (Unsplash.com/Muh Fikry Resky) Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Makassar membuat kota ini memiliki posisi strategis dalam perkembangan sektor properti di kawasan Indonesia Timur. Pengembangan kawasan hunian berskala besar turut menjadi bagian dari proses tersebut. Salah satunya melalui Tallasa City yang dikembangkan FKS Land. Kawasan mandiri ini dirancang dengan konsep hunian yang terintegrasi dengan infrastruktur dan fasilitas pendukung.
Kehadiran kawasan seperti ini menunjukkan bahwa perkembangan properti tidak hanya berorientasi pada pembangunan unit rumah, tetapi juga membangun ekosistem kawasan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan kebutuhan hunian yang terus berkembang, pengembangan kawasan terintegrasi berpotensi menjadi salah satu penopang pertumbuhan properti di kota-kota besar Indonesia Timur.
2. Kepercayaan konsumen menjadi penentu pasar

Prospek Ekonomi Properti Indonesia Timur, Kepercayaan Konsumen Menjadi Kunci Utama Pertumbuhan Properti di Makassar. (Dok Tallasa City) Besarnya pilihan proyek properti membuat konsumen memiliki semakin banyak pertimbangan sebelum membeli rumah. Karena itu, kepercayaan menjadi faktor yang semakin penting dalam menentukan keputusan pasar.
Hal tersebut tercermin dalam ajang The People's Choice 2026 by Golden Property Awards (GPA) yang digelar pada 10 Agustus 2026. Penghargaan tersebut menggunakan mekanisme People's Choice Vote atau pilihan langsung masyarakat.
Dalam konteks industri properti, mekanisme tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai bagaimana konsumen memberikan penilaian terhadap produk yang mereka anggap memiliki kualitas dan kredibilitas.
CEO FKS Land Julius Tjokro mengatakan, penghargaan berbasis pilihan konsumen tersebut mencerminkan adanya permintaan riil masyarakat terhadap produk properti yang memiliki kredibilitas.
"Pertumbuhan properti di Makassar adalah bukti bahwa permintaan riil masyarakat terus menguat seiring dengan perbaikan ekonomi," ujar Julius.
Menurut dia, pilihan konsumen juga menunjukkan bahwa pasar semakin rasional dalam menentukan produk properti yang dipercaya. Kondisi tersebut dinilai dapat memperkuat posisi kawasan hunian sebagai salah satu penggerak pembangunan ekonomi di Indonesia Timur.
3. Konsumen mulai mempertimbangkan hunian yang lebih efisien

Prospek Ekonomi Properti Indonesia Timur, Kepercayaan Konsumen Menjadi Kunci Utama Pertumbuhan Properti di Makassar. (Dok Tallasa City) Perkembangan pasar properti juga mendorong perubahan pada kebutuhan konsumen. Hunian tidak hanya dituntut nyaman, tetapi juga semakin relevan dengan isu efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Tren tersebut terlihat pada Klaster Anthura di Tallasa City yang dinobatkan sebagai Best Choice Housing Project – Region Makassar and Surrounding dalam The People's Choice 2026.
Klaster tersebut dikembangkan dengan konsep rumah modern ramah lingkungan. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah teknologi solar panel untuk membantu menghemat konsumsi listrik sekaligus memanfaatkan energi terbarukan.
Penerapan teknologi tersebut menunjukkan bahwa aspek keberlanjutan mulai masuk ke dalam pertimbangan pengembangan hunian. Bagi konsumen, penggunaan energi terbarukan juga dapat memberikan manfaat berupa efisiensi ekonomi dalam jangka panjang.
4. Properti berkelanjutan berpotensi menjadi arah baru di Indonesia Timur

Ilustrasi suasana pesisir Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Unsplash.com/Arief Hidayat) Perubahan preferensi konsumen berpotensi mendorong pengembang untuk menghadirkan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi efisiensi dan lingkungan.
COO FKS Land Dimitri Tanudjaja mengatakan, penghargaan yang diperoleh melalui pilihan masyarakat menjadi indikator bahwa konsep pengembangan kawasan yang diterapkan perusahaan dinilai relevan dengan kebutuhan gaya hidup saat ini.
"Kami akan terus mengawal kualitas dan tata kelola lingkungan dengan ketat demi memastikan nilai investasi properti di Makassar terus tumbuh," kata Dimitri.
Penerapan konsep ramah lingkungan pada hunian dengan demikian dapat menjadi bagian dari evolusi pasar properti Indonesia Timur. Pengembang tidak hanya dituntut membangun kawasan dalam jumlah besar, tetapi juga menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di masa mendatang.
5. Kredibilitas pengembang jadi modal pertumbuhan jangka panjang

Ilustrasi pasar properti. (Pixabay/coffee) Di tengah prospek pasar yang masih terbuka, pertumbuhan sektor properti tetap membutuhkan kepercayaan dari masyarakat. Konsumen perlu memastikan bahwa produk yang dibeli memiliki kualitas serta mampu memberikan nilai dalam jangka panjang.
Karena itu, parameter kredibilitas seperti penghargaan berbasis pilihan konsumen dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat dalam menilai proyek properti. Di sisi lain, pengakuan tersebut juga mendorong pengembang untuk menjaga kualitas produk dan memenuhi komitmen pembangunan yang ditawarkan.
Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi kawasan, kebutuhan hunian, serta perubahan preferensi konsumen, Makassar dan kawasan Indonesia Timur memiliki ruang untuk terus mengembangkan sektor propertinya.
Ke depan, pertumbuhan tersebut tidak hanya akan ditentukan oleh seberapa banyak rumah yang dibangun, tetapi juga oleh kemampuan pengembang membaca kebutuhan pasar, membangun kepercayaan konsumen, serta menghadirkan kawasan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.


















