Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Di Depan 33 Duta Besar, Airlangga Pamer Pemilu RI Berlangsung Sukses
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar acara dengan 33 Duta Besar negara anggota OECD. (IDN Times/Triyan)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memamerkan keberhasilan Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 lalu. 

Hal ini disampaikannya saat menggelar makan malam dengan para duta besar negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). 

"Bulan ini, pemilu nasional kita menunjukkan bahwa demokrasi kita semakin matang, dinamis, dan beragam," jelas Airlangga di The Langham Jakarta, Rabu (28/2/2024) malam.

1. Banyak pemilih ingin pemimpin yang janjikan stabilitas dan keamanan

ilustrasi pilkada (IDN Times/Esti Suryani)

Ia mengatakan (banyak) para pemilih yang mendukung pemerintahan baru yang menjanjikan stabilitas dan kemakmuran.

"Kami juga bertemu setelah peristiwa penting bagi Indonesia. Kita adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, dengan 205 juta pemilih dan salah satu tingkat partisipasi pemilih tertinggi di antara anggota OECD," jelasnya.

2. Indonesia perlu dongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)

Di sisi lain, Airlangga menjelaskan perekonomian Indonesia perlu tumbuh minimal 6 persen hingga 7 persen dalam 20 tahun ke depan. Hal ini untuk mendorong Indonesia keluar dari perangkap pendapatan menengah dan berkembang menjadi negara berpendapatan tinggi.

"Fokus jangka menengah kita adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing internasional untuk merevitalisasi lintasan pertumbuhan kita agar memiliki PDB yang lebih tinggi untuk pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan kualitas pertumbuhan," tegasnya.

3. Ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,05 persen di 2023

ilustrasi pertumbuhan bisnis (IDN Times/Aditya Pratama)

Menurut Airlangga, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,05 persen pada tahun 2023 di tengah perlambatan ekonomi global, meningkatnya ketegangan geopolitik, risiko inflasi, dan perubahan iklim.

"Kebijakan-kebijakan tersebut terbukti memberikan kinerja yang solid dan juga menghasilkan indikator-indikator utama yang utama yang menunjukkan prospek baik bagi perekonomian kita," jelasnya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article