Jakarta, IDN Times - Digital Edge mengumumkan investasi sebesar 4,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp75,53 triliun untuk pembangunan CGK Campus, pusat data hyperscale berbasis AI dengan kapasitas awal 500MW di GIIC Industrial Estate Bekasi.
Proyek ini menjadi investasi infrastruktur terbesar perusahaan dan mempertegas komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.
"CGK Campus adalah tonggak penting dalam strategi kami di Asia Pasifik dan menjadi investasi infrastruktur terbesar yang pernah kami lakukan. Langkah ini akan memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi lonjakan permintaan layanan digital, cloud, dan AI di tahun‑tahun mendatang," kata CEO Digital Edge, John Freeman dalam pernyataan resmi yang diterima IDN Times, Minggu (1/2/2026).
