Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

DPR Desak Kejaksaan Usut Skandal Impor Emas Rp47,1 Triliun

DPR Desak Kejaksaan Usut Skandal Impor Emas Rp47,1 Triliun
Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Kejaksaan Agung mengusut tuntas skandal impor emas senilai Rp47,1 triliun, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.

"Ini terkait impor emas senilai Rp47,1 triliun. Ada indikasi ini perbuatan manipulasi pemalsuan, menginformasikan hal yang tidak benar," kata Arteria dalam rapat bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, di DPR, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

1. Potensi kerugian negara mencapai Rp2,9 triliun

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi III dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan (Youtube.com/DPR RI)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi III dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan (Youtube.com/DPR RI)

Arteria menjelaskan laporan direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bahwa importasi emas itu dikenakan bea masuk 0 persen.

Seharusnya, kata Arteria, impor emas dikenakan bea masuk lima persen. Sehingga dengan tidak dikenai bea impor, menyebabkan kerugian negara yang besar.

"Potensi kerugian negaranya Rp2,9 triliun. Ini bukan uang kecil pada saat kita lagi susah," ujar dia.

2. Modus baru pencucian emas

IDN Times/Kevin Handoko
IDN Times/Kevin Handoko

Anggota lain Komisi III DPR Sarifuddin Suding mengatakan, dugaan penyelewengan emas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta itu modus baru. Jika biasanya pencucian uang kali ini pencucian emas.

"Saya kira ini ada modus baru lagi dalam kaitan menyangkut masalah pencucian emas ilegal, seakan-akan ini dilegalkan," kata Suding.

3. Diduga ada delapan perusahaan yang terlibat

Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain itu, Suding juga mengatakan ada delapan perusahaan yang diduga melakukan pencucian emas yang tercatat sama sekali tidak ada impor emas dari Singapura.

"Saya minta ini ditindaklanjuti," kata Suding.

Share Article
Curated For You

Greenpeace: Wakil Bupati Sangihe Bersama Rakyat Tolak Tambang Emas

13 Jun 2021, 05:37 WIBNews
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
Jumawan Syahrudin
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More