Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
GEKRAFS) memperluas jaringan internasional dengan membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di Tiongkok/ (dok GEKRAF)
  • GEKRAFS membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri di Guangzhou, Beijing, Shenzhen, dan Shanghai untuk memperluas jaringan ekonomi kreatif Indonesia di pasar China.
  • Aditya Pradewo dilantik sebagai Ketua GEKRAFS DPLN China di KBRI Beijing, dalam upaya membuka bisnis dan kolaborasi pada perdagangan, teknologi, digital, serta investasi.
  • Pemerintah menilai jaringan internasional GEKRAFS dapat memperkuat diplomasi ekonomi, pertukaran budaya, promosi produk, dan daya saing global talenta kreatif Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) memperluas jaringan internasional dengan membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di China. Keempat chapter tersebut berada di Guangzhou, Beijing, Shenzhen, dan Shanghai.

Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang bisnis dan memperkuat kolaborasi pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan pasar China yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan, teknologi, industri digital, hingga investasi.

Dalam rangkaian pengembangan jaringan tersebut, Aditya Pradewo resmi dilantik sebagai Ketua GEKRAFS DPLN China. Pelantikan berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, Jumat (30/10/2026).

1. Empat chapter di Tiongkok buka peluang bisnis

GEKRAFS) memperluas jaringan internasional dengan membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di Tiongkok/(dok GEKRAFS)

Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian mengatakan, pembentukan empat chapter di China merupakan salah satu langkah untuk membuka peluang bisnis dan kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

"Kita bisa melihat bagaimana industri kreatif Tiongkok berkembang, salah satunya melalui drama vertikal, drama China atau dracin yang kini populer di berbagai negara Asia. Ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi dari industri berbasis kreativitas dan budaya. Indonesia juga memiliki kekayaan cerita, budaya, dan talenta yang tidak kalah besar," ujar Kawendra dalam keterangan, Senin (2/11/2026)

2. Potensi kerja sama yang sangat luas di bidang ekonomi kreatif

GEKRAFS) memperluas jaringan internasional dengan membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di Tiongkok/ (dok GEKRAF)

Duta Besar Republik Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun menilai, diplomasi ekonomi memiliki peran penting dalam membuka akses kerja sama dan memperluas peluang bagi pelaku usaha Indonesia di pasar Tiongkok.

"Hubungan Indonesia dan Tiongkok memiliki potensi kerja sama yang sangat luas. Ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu sektor yang memperkuat hubungan kedua negara, terutama melalui pertukaran budaya, promosi produk unggulan, investasi, dan kemitraan antarpelaku usaha," ungkap Djauhari.

3. Ekonomi kreatif Indonesia tidak boleh berhenti hanya di pasar domestik.

GEKRAFS memperluas jaringan internasional dengan membentuk empat Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di Tiongkok/ (dok GEKRAF)

Dukungan serupa disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Ia menilai penguatan jaringan internasional seperti yang dilakukan GEKRAFS menjadi bagian penting dalam mendorong pelaku ekonomi kreatif Indonesia naik kelas dan memiliki daya saing global.

"Ekonomi kreatif Indonesia tidak boleh berhenti hanya di pasar domestik. Kita harus berani membuka akses, membangun kolaborasi, dan menciptakan peluang di pasar internasional. Kehadiran jaringan GEKRAFS di Tiongkok dapat menjadi salah satu penghubung strategis agar talenta, karya, dan produk kreatif Indonesia mendapatkan kesempatan lebih luas untuk berkembang," kata Irene.

Curated For You

Editorial Team

Related Article