Meski ada sinyal damai, ketegangan belum sepenuhnya hilang. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan bahwa mereka yang akan menentukan akhir perang. Pihak Teheran masih mengeluarkan ancaman.
"Teheran tidak akan mengizinkan satu liter minyak pun diekspor dari wilayah tersebut jika serangan AS dan Israel berlanjut," tuturnya.
Namun, ancaman itu diredam oleh rencana Trump yang sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan sanksi minyak terhadap Rusia. Trump juga menyiapkan opsi untuk melepaskan cadangan minyak mentah darurat demi menekan lonjakan harga minyak global.
Komitmen serupa juga datang dari negara-negara G7 yang menyatakan siap menerapkan langkah-langkah yang diperlukan sebagai respons atas kenaikan harga energi dunia, meskipun mereka belum secara resmi berkomitmen untuk melepas cadangan darurat tersebut.