Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Antam Turun Rp5 Ribu Dibanderol Rp2,625 Juta per Gram
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Harga emas Antam turun Rp5 ribu menjadi Rp2,625 juta per gram, sementara harga buyback ikut turun Rp15 ribu ke level Rp2,320 juta per gram.
  • Emas dinilai efektif untuk diversifikasi portofolio karena nilainya cenderung berlawanan arah dengan saham atau properti, sehingga bisa menjaga stabilitas aset investor.
  • Investasi emas sering dipilih investor konservatif karena risikonya rendah, namun kurang cocok untuk tujuan jangka pendek akibat selisih harga jual dan beli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp5 ribu pada Rabu (1/7/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,625 juta per gram.

Berdasarkan data situs Logam Mulia, harga buyback juga turun lebih dalam Rp15 ribu, sehingga dibanderol Rp2,320 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas Antam hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1,362,5 juta

  • Harga emas 1 gram: Rp2,625 juta

  • Harga emas 2 gram: Rp5,19 juta

  • Harga emas 3 gram: Rp7,76 juta

  • Harga emas 5 gram: Rp12,9 juta

  • Harga emas 10 gram: Rp25,74 juta

  • Harga emas 25 gram: Rp64,23 juta

  • Harga emas 50 gram: Rp128,39 juta

  • Harga emas 100 gram: Rp256,712 juta

  • Harga emas 250 gram: Rp641,515 juta

  • Harga emas 500 gram: Rp1,282 miliar

  • Harga emas 1.000 gram: Rp2,56 miliar

2. Emas bisa untuk diversifikasi portofolio investasi

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Editorial Team

Related Article