- Direktur Utama: Ritsuo Fukadai
- Wakil Direktur Utama: Masayoshi Kobayashi
- Direktur: Felix I. Hartadi
- Direktur: Helmi A. Hidayat
- Direktur: Cho Won June
- Direktur: Widjaja Hendra
- Direktur: Raja Pardede
PT Bank JTrust Indonesia Tbk Tunjuk Raja Pardede sebagai Direktur Baru

- PT Bank JTrust Indonesia Tbk menunjuk Raja Pardede sebagai direktur baru menggantikan R. Djoko Prayitno, dengan pengangkatan efektif setelah lulus uji kelayakan OJK.
- Raja Pardede merupakan bankir berpengalaman lebih dari 15 tahun di bidang kredit dan korporasi, pernah menjabat di Allo Bank serta lama berkarier di Bank Mega.
- J Trust Bank menegaskan komitmen transparansi dan tata kelola baik, fokus pada strategi bisnis selektif serta penguatan fundamental menghadapi tantangan industri tahun 2025.
Jakarta, IDN Times - PT Bank JTrust Indonesia Tbk menunjuk Raja Pardede sebagai direktur baru untuk menggantikan R. Djoko Prayitno yang masa jabatannya telah berakhir. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar pada Selasa (30/6/2026).
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, mengatakan pengangkatan Raja Pardede akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Perubahan susunan pengurus tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat kapasitas manajemen dalam menghadapi kebutuhan bisnis, tata kelola, transformasi, dan pengelolaan risiko ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
1. Raja Pardede sudah lama berkecimpung di industri perbankan

Berdasarkan profil LinkedIn, Raja Pardede merupakan bankir senior yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang credit review, credit analysis, corporate banking, dan pemasaran perbankan. Sebelum bergabung dengan J Trust Bank, ia menjabat sebagai Executive Vice President Head of Wholesale Credit Business di PT Allo Bank Tbk sejak Juli 2022.
Sebelumnya, Raja menghabiskan sebagian besar kariernya di PT Bank Mega Tbk sejak 2002. Selama berkarier di bank tersebut, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Senior Vice President Pemimpin Cabang Utama, Senior Vice President Head of Appraisal, serta Senior Vice President Head of Credit Reviewer and Restructuring.
Sebelum bergabung dengan Bank Mega, Raja juga pernah menjabat sebagai Vice President Head of Investment Banking di PT Bank Papan Sejahtera pada 1998–1999. Adapun pada periode 1991–1998, ia berkarier di PT Bank Internasional Indonesia Tbk sebagai Assistant Vice President Department Head of Marketing.
2. Susunan direksi dan komisaris terbaru

Dengan demikian, susunan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Direksi:
Pengangkatan Raja Pardede sebagai Direktur Perseroan akan efektif setelah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Nobiru Adachi
- Komisaris: Nobuiku Chiba
- Komisaris Independen: Benny Siswanto
- Komisaris Independen: Abdullah Firman Wibowo
3. Tahun 2025 jadi periode yang menuntut kedisiplinan

Lebih lanjut, ia menjelaskan pnyelenggaraan RUPST juga menjadi bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga transparansi kepada investor publik serta memperkuat implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi tekanan industri dan kondisi makroekonomi yang berdampak terhadap kinerja keuangan. Di tengah kondisi tersebut, J Trust Bank memilih untuk menjalankan strategi bisnis secara lebih selektif dan hati-hati dengan menitikberatkan pada penguatan fundamental, kualitas portofolio, pengendalian internal, serta pengelolaan risiko yang terukur.
“Tahun 2025 menjadi periode yang menuntut kedisiplinan bagi Perseroan. Kami memilih untuk tidak mengejar pertumbuhan secara agresif, melainkan memperkuat fondasi bisnis melalui tata kelola, pengendalian internal, kualitas aset, dan manajemen risiko yang lebih terukur. Bagi kami, pertumbuhan yang sehat harus dibangun secara prudent agar mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ritsuo Fukadai.











![[QUIZ] Di Umur Berapa Kamu Akan Sukses? Cari Tahu Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20240726/pexels-minan1398-1134190-67cbd4c42daa4906a548a933aa986dd0.jpg)





