Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Emas yang Jarang Diketahui, Gak Cuma Investasi dan Perhiasan!

5 Fakta Emas yang Jarang Diketahui, Gak Cuma Investasi dan Perhiasan!
emas (magnific.com/wirestock)
Intinya Sih
  • Emas diyakini berasal dari tabrakan bintang neutron dan supernova di luar angkasa, lalu terbawa ke Bumi melalui meteorit saat planet ini terbentuk jutaan tahun lalu.
  • Selain jadi perhiasan, emas juga digunakan dalam makanan mewah karena sifatnya yang inert dan aman dikonsumsi, meski harganya membuatnya jadi simbol status sosial.
  • Tubuh manusia ternyata mengandung sekitar 0,2 miligram emas yang tersebar di darah, tulang, dan jaringan, berperan dalam fungsi sendi serta sistem saraf.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Siapa sangka logam mewah berwarna kuning mengilap ini ternyata bersarang di dalam tubuh kamu? Ya, emas bukan hanya melingkar di jari atau menggantung di leher sebagai perhiasan. Logam mulia ini juga hadir dalam jumlah kecil di darah, tulang, dan jaringan tubuh manusia.

Tentu saja kadarnya sangat kecil, sekitar 0,2 miligram saja per orang dewasa. Namun fakta ini cukup membuat kita tercengang karena selama ini emas selalu identik dengan kekayaan di luar diri. Yuk, simak lima fakta emas yang paling unik dan jarang diketahui berikut ini!

1. Para ilmuwan meyakini bahwa seluruh emas di Bumi berasal dari luar angkasa

ilustrasi luar angkasa (magnific.com/kjpargeter)
ilustrasi luar angkasa (magnific.com/kjpargeter)

Mengutip Manhattan Gold & Silver, emas tidak terbentuk secara alami di dalam planet Bumi seperti kebanyakan logam lainnya. Tabrakan bintang neutron atau ledakan supernova jutaan tahun lalu menciptakan partikel emas di luar angkasa. Hujan meteorit kemudian membawa partikel tersebut jatuh ke Bumi saat planet masih dalam proses pembentukan.

Tanpa peristiwa kosmik dahsyat ini, mungkin manusia tidak akan pernah mengenal emas sama sekali. Para peneliti menemukan bukti bahwa lapisan emas di kerak Bumi berasal dari asteroid yang menabrak planet. Fakta ini menjadikan emas sebagai logam yang benar-benar istimewa dan langka di alam semesta.

2. Emas dapat dipakai sebagai bahan tambahan makanan mewah

ilustrasi edible gold (magnific.com/lcd2020)
ilustrasi edible gold (magnific.com/lcd2020)

Emas murni bersifat inert, artinya tidak bereaksi dengan zat lain di dalam tubuh manusia. Lembaran emas tipis sering ditempelkan pada kue, sushi, atau steak di restoran-restoran kelas dunia. Teksturnya yang tidak berasa dan tidak berbahaya membuat emas aman untuk dikonsumsi.

Beberapa negara bahkan memiliki tradisi meminum minuman beralkohol yang dicampur serpihan emas. Harganya yang sangat mahal membuat makanan berhias emas menjadi simbol status sosial. Namun jangan khawatir, emas yang dimakan akan keluar kembali dari tubuh tanpa efek samping.

3. Emas di dalam air laut dapat ditemukan dalam jumlah yang cukup besar

emas (magnific.com/muhammad.abdullah)
emas (magnific.com/muhammad.abdullah)

Para ahli memperkirakan bahwa lautan di Bumi menyimpan sekitar 20 juta ton emas terlarut. Setiap liter air laut rata-rata mengandung emas sebanyak 10 hingga 30 miligram. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan seluruh cadangan emas yang pernah ditambang manusia sepanjang sejarah.

Sayangnya, menurut National Ocean Service, teknologi saat ini belum mampu mengekstrak emas dari laut secara ekonomis. Biaya yang dibutuhkan untuk memisahkan emas dari air laut jauh lebih mahal dari nilai emas itu sendiri. Para ilmuwan terus mengembangkan metode penambangan emas laut yang efisien untuk masa depan.

4. Emas sudah digunakan sebagai bahan pengisi gigi sejak ribuan tahun lalu

tambal gigi (magnific.com/pressfoto)
tambal gigi (magnific.com/pressfoto)

Mengutip Aliso Woods Dental, para arkeolog menemukan bukti penggunaan emas untuk tambal gigi sejak jaman Mesir kuno. Emas dipilih karena sifatnya yang lunak, mudah dibentuk, dan tidak berkarat di dalam mulut. Tambalan emas juga tidak menimbulkan reaksi alergi seperti bahan logam lainnya.

Praktik ini terus berlanjut hingga abad ke-19 sebelum akhirnya digantikan oleh bahan amalgam yang lebih murah. Beberapa dokter gigi modern masih menawarkan tambalan emas untuk pasien yang menginginkan tampilan mewah. Daya tahan tambalan emas bisa mencapai 20 hingga 30 tahun lebih lama dari tambalan biasa.

5. Tubuh manusia mengandung partikel emas kecil yang tersebar di berbagai organ vital

ilustrasi organ tubuh manusia (magnific.com/kjpargeter)
ilustrasi organ tubuh manusia (magnific.com/kjpargeter)

Rata-rata tubuh orang dewasa menurut situs Al Romaizan, menyimpan sekitar 0,2 miligram emas di dalam darah, tulang, dan jaringan. Emas ini berasal dari makanan, air, dan udara yang mengandung partikel logam secara alami. Meski jumlahnya sangat kecil, emas berperan dalam menjaga fungsi sendi dan sistem saraf.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ion emas memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat bagi tubuh. Obat-obatan untuk penyakit rheumatoid arthritis bahkan menggunakan senyawa emas sebagai bahan aktif. Fakta ini membuktikan bahwa emas bukan hanya cantik dilihat, tapi juga berguna dari dalam.

Nah, sekarang kamu tahu kan kalau emas itu bukan cuma buat dipajang atau disimpan di brankas? Mulai dari asal-usulnya dari luar angkasa, bisa dimakan, sampai ada di dalam tubuhmu sendiri, semuanya bikin emas makin istimewa. Jadi, makin sayang dong sama logam mulia yang satu ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More