Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hemat BBM, Pembangkit Diesel di 741 Lokasi Bakal Diganti PLTS-Hidro
Rampungkan Gardu Induk Gunung Mas, PLN Pensiunkan 2 PLTD di Kalteng. (Dok. PLN)
  • PLN berencana mengganti 2.139 mesin diesel di 741 lokasi PLTD dengan energi hijau seperti piko hidro dan mikro hidro untuk mengurangi konsumsi BBM.
  • Jika potensi hidro tidak tersedia, PLN akan membangun PLTS dengan sistem baterai BESS secara bertahap melalui kemitraan yang transparan dan efisien.
  • Langkah ini ditujukan untuk menekan impor BBM, memperkuat ketahanan energi nasional, serta mempercepat transisi menuju energi baru terbarukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Maret 2026

Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendapat mandat khusus untuk menangani persoalan PLTD. Rapat tersebut juga dihadiri CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

13 April 2026

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI bahwa PLN berencana mengurangi penggunaan BBM pada 741 lokasi PLTD dengan total 2.139 mesin diesel. Ia menambahkan bahwa jika tidak ada potensi hidro, PLN akan membangun PLTS dengan sistem penyimpanan baterai secara bertahap dan cepat melalui kemitraan transparan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PLN (Persero) berencana mengganti 741 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan pembangkit berbasis energi terbarukan seperti PLTS dan hidro untuk mengurangi konsumsi BBM.
  • Who?
    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Prabowo Subianto, serta CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani.
  • Where?
    Program ini mencakup 741 lokasi PLTD di berbagai daerah Indonesia; pengumuman disampaikan dalam rapat di Jakarta.
  • When?
    Pemaparan dilakukan pada rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI pada Senin, 13 April 2026, dan penugasan Danantara diputuskan Kamis, 19 Maret 2026.
  • Why?
    Kebijakan ini bertujuan menekan impor BBM yang mahal, memperkuat ketahanan energi nasional, serta mendorong peralihan menuju energi baru dan terbarukan.
  • How?
    PLN akan membangun PLTS dengan sistem penyimpanan baterai atau memanfaatkan potensi piko dan mikro hidro secara bertahap melalui kemitraan transparan dan efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
PLN mau ganti mesin listrik yang pakai bensin jadi pakai matahari dan air di banyak tempat. Ada Pak Darmawan yang bilang mereka mau bikin cepat dan kerja sama dengan teman lain. Katanya biar hemat uang dan kuat listriknya. Presiden Prabowo juga suruh Danantara bantu supaya semua bisa jalan baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana PLN mengganti pembangkit diesel di 741 lokasi dengan PLTS atau hidro menunjukkan langkah konkret menuju efisiensi energi dan kemandirian nasional. Upaya ini tidak hanya menekan biaya produksi listrik, tetapi juga memperkuat ketahanan energi melalui pengurangan impor BBM, dengan proses kemitraan yang transparan dan berbasis sumber daya dalam negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) berencana mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada 741 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang mencakup total 2.139 mesin diesel.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan potensi penggunaan piko hidro maupun mikro hidro di lokasi-lokasi tersebut sebagai alternatif pengganti.

"PLN juga sudah merencanakan mengurangi konsumsi BBM di sektor ketenagalistrikan pada 741 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, dengan total ada sekitar 2.139 mesin diesel," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

1. Siapkan PLTS, baterai dan hidro

PLTS PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Darmawan menjelaskan, apabila di lokasi berdirinya PLTD tersebut tidak ditemukan potensi hidro, PLN akan merancang dan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS).

Proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dan secepat mungkin dengan mengoptimalkan sumber daya internal maupun menjalin kemitraan. Kerja sama dengan mitra potensial akan dilakukan melalui proses yang transparan, kredibel, kompetitif, dan efisien.

"Pada intinya adalah kami secara bertahap dalam waktu yang secepat-cepatnya dengan segala kemampuan yang kami ada, termasuk partnership terhadap potential partner kami," tuturnya.

2. Pangkas impor BBM dorong ketahanan energi

Kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)

Pengurangan energi berbasis impor yang berbiaya mahal seperti BBM ditargetkan tuntas dalam jangka pendek dan menengah. Kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan biaya pokok produksi energi agar lebih rendah.

Selain itu, program tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan listrik milik negara dalam menggeser penggunaan energi fosil ke arah energi baru dan terbarukan (EBT) secara berkelanjutan.

"Bukan hanya energy security bisa ditingkatkan, tetapi juga cost dari energi juga bisa lebih rendah dan juga bagaimana pergeseran dari energi fosil menjadi energi baru dan terbarukan," kata Darmawan.

3. Prabowo beri tugas khusus ke Danantara

Presiden Prabowo Subianto memberi arahan kepada menteri, kepala badan, wakil menteri hingga pejabat eselon I di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah diberi mandat khusus untuk menangani persoalan PLTD.

Penugasan tersebut diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, dihadiri pula oleh Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani pada Kamis (19/3/2026).

"Tadi Danantara diberi tugas untuk menyelesaikan masalah-masalah yang PLTD tersebut," kata Airlangga kepada jurnalis usai ratas.

Editorial Team