Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Indonesia Sudah Realisasikan Impor Perdana Minyak Rusia

Indonesia Sudah Realisasikan Impor Perdana Minyak Rusia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di JICC, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Bahlil Lahadalia memastikan pengiriman tahap pertama minyak mentah dari Rusia ke Indonesia telah terealisasi melalui Lemigas di bawah Kementerian ESDM.
  • Pemerintah mengimpor minyak Rusia untuk menjaga ketersediaan cadangan BBM nasional tanpa intervensi pihak luar dan tetap sesuai aturan yang berlaku.
  • Bahlil menyebut harga minyak impor dari Rusia lebih baik dibanding opsi lain, meski tidak merinci nilai atau detail transaksinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pengiriman tahap pertama minyak mentah (crude oil) dari Rusia ke Indonesia sudah dilakukan.

"Tahap pertama sudah, dilakukan oleh Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Bahlil kepada jurnalis di JICC, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

1. Pengiriman tahap pertama dilakukan lewat Lemigas

Kapal tanker minyak sedang berlayar di laut.
potret kapal tanker minyak (unsplash.com/Shaah Shahidh)

Pengiriman perdana minyak dari Rusia telah dilakukan oleh pemerintah melalui Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) selaku Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian ESDM.

"Ya, sudah kita lakukan tahap pertama, dilakukan oleh Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan diperintahkan lewat Lemigas," ujar Bahlil.

2. Pemerintah fokus menjaga stok cadangan BBM

20260721_122939(1).jpg
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di JICC, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Impor minyak Rusia dilakukan untuk menjaga ketersediaan cadangan bahan bakar minyak (BBM). Dia menegaskan, pemerintah membutuhkan tambahan pasokan energi tanpa intervensi oleh pihak lain.

"Indonesia, pemerintah, dalam hal ini Menteri ESDM, berkepentingan untuk menjaga stok cadangan daripada BBM kita. Saya gak mau pusing mau ambil dari mana, yang penting tidak melanggar aturan," ujar Bahlil.

3. Klaim harga minyak Rusia lebih baik

Kapal tanker minyak.
ilustrasi kapal tanker minyak (unsplash.com/Scott Tobin)

Saat ditanya mengenai harga minyak yang diimpor dari Rusia, Bahlil tidak memerinci besaran nilai. Dia hanya menyebut harga yang diperoleh lebih baik. Dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Udah jangan tanya hargalah, yang jelas lebih baik, ya," kata mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More