Jakarta, IDN Times – Pengiriman minyak mentah Rusia ke India mencapai rata-rata 1,98 juta barel per hari sepanjang Maret 2026. Data firma intelijen Kpler menunjukkan angka tersebut menjadi level tertinggi sejak Juni 2023. Memasuki April, rata-rata impor turun ke 1,57 juta barel per hari.
Penurunan volume ini berkaitan dengan perawatan fasilitas Nayara Energy yang memiliki kapasitas 400 ribu barel per hari dan dikenal banyak mengolah minyak Rusia. Pihak eksekutif kilang memperkirakan angka impor akan kembali meningkat pada bulan berikutnya.
Di sisi lain, setelah pengecualian sanksi pertama dari Amerika Serikat (AS) pada awal Maret, India telah mengamankan sekitar 60 juta barel minyak Rusia untuk pengiriman bulan ini. Kebijakan tersebut sempat diperluas dan diperpanjang, namun masa pengecualian 30 hari berakhir pada Sabtu (11/4/2026). Meski begitu, perusahaan penyuling di India tetap berencana melanjutkan pembelian dari Rusia.
