Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lewat Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Negeri
ilustrasi UMKM (dok. Bank Mandiri)
  • Bank Mandiri menegaskan komitmen memperkuat ketahanan ekonomi keluarga lewat inklusi keuangan, memperluas jaringan Mandiri Agen hingga pelosok, dan menghadirkan layanan mudah serta aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
  • Sepanjang 2025, Bank Mandiri menyalurkan KUR Rp40,99 triliun kepada 355.658 UMKM dan memberdayakan 21.074 Pekerja Migran Indonesia melalui edukasi literasi keuangan serta kemudahan remitansi internasional.
  • Sebanyak 17.600 UMKM mendapat pendampingan lewat Rumah BUMN dan program Wirausaha Muda Mandiri melahirkan 20 finalis terbaik untuk mencetak generasi pengusaha muda berdaya saing tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Bank Mandiri memperkuat ketahanan ekonomi keluarga Indonesia melalui program inklusi keuangan yang mencakup perluasan jaringan layanan, penyaluran pembiayaan produktif, pemberdayaan pekerja migran, dan pendampingan UMKM.
  • Who?
    Bank Mandiri bersama Wakil Direktur Utama Henry Panjaitan serta para nasabah, pelaku UMKM, dan Pekerja Migran Indonesia yang menjadi penerima manfaat program.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di berbagai wilayah Indonesia dengan dukungan jaringan 111.035 Mandiri Agen serta program remitansi internasional di Malaysia bagi PMI.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada 29 Juni dalam rangka Hari Keluarga Nasional, dengan pelaksanaan program dan capaian data sepanjang tahun 2025.
  • Why?
    Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses layanan keuangan formal, meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ekonomi daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
  • How?
    Melalui penguatan jaringan agen perbankan, penyaluran KUR Rp40,99 triliun kepada UMKM, edukasi literasi keuangan bagi PMI, serta pendampingan usaha lewat Rumah BUMN dan Wirausaha Muda Mandiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional pada 29 Juni, Bank Mandiri mempertegas komitmennya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga Indonesia melalui ekosistem inklusi keuangan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman layanan keuangan yang mudah, aman, dan nyaman hingga ke kelompok yang selama ini terbatas aksesnya. Penguatan jaringan Mandiri Agen, pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI), penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pengembangan kapasitas UMKM menjadi pilar utama hadirnya akses keuangan yang membuka peluang kesejahteraan bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan mengatakan, keberhasilan pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring kemampuan perusahaan menciptakan dampak sosial yang nyata dan terukur bagi masyarakat.

"Bank Mandiri meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif merupakan pilar penting bagi kemajuan bangsa. Karena itu, kami terus menguatkan ekosistem layanan yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal, sehingga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia," ujar Henry dalam keterangan resmi, Senin (29/6).

1. Bank Mandiri fokus menghadirkan kenyamanan bertransaksi

Praktis! Kini Kamu Bisa Beli Emas di Livin’ Sukha. (Dok. Bank Mandiri)

Inklusi keuangan adalah bentuk nyata dari kenyamanan layanan. Kemudahan dan keamanan bertransaksi menjadi bermakna ketika dirasakan bukan hanya oleh nasabah di kota besar, tetapi juga oleh keluarga, pekerja migran, dan pelaku usaha kecil di seluruh negeri. Semangat ini sejalan dengan penilaian Customer Experience 100 (CX100) yang diinisiasi Danantara, yang menempatkan kemudahan, keamanan, dan kedekatan layanan sebagai standar kualitas BUMN. Bagi Bank Mandiri, kenyamanan seperti ini bukan sesuatu yang diklaim, melainkan dibuktikan setiap hari oleh masyarakat yang terus memilih layanannya. Semangat itulah yang menjadi inti dari Nyaman Bersama Mandiri.

Hingga akhir 2025, Bank Mandiri didukung 111.035 Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah untuk memperluas akses perbankan hingga pelosok negeri. Jaringan tersebut memfasilitasi pembukaan sekitar 3,5 juta rekening baru, melayani 963 ribu debitur KUR, dan mendukung pengelolaan 531 koperasi desa dan kecamatan.

2. Dukung ekonomi nasabah domestik dan internasional

ilustrasi kartu kredit Mandiri (dok. Bank Mandiri)

Di sisi pembiayaan, sepanjang 2025 bank berlogo pita emas ini menyalurkan KUR sebesar Rp40,99 triliun kepada 355.658 UMKM atau 106,5 persen dari target yang ditetapkan. Sebanyak Rp25,13 triliun atau 61,54 persen dari total penyaluran masuk ke sektor produksi, dengan pertanian sebagai penerima terbesar, diikuti jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan. Menurut Henry, penyaluran pembiayaan produktif itu merupakan bagian dari strategi Bank Mandiri menciptakan akselerasi yang bertumbuh, dengan menopang sektor-sektor ekonomi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi daerah.

Selain menopang ekonomi domestik, Bank Mandiri mendukung kesejahteraan PMI melalui Program Kelompok Belajar (Pokjar) yang menjangkau 21.074 PMI aktif di berbagai negara tujuan kerja. Program ini memberikan edukasi literasi keuangan, akses layanan perbankan formal, serta kemudahan remitansi melalui Mandiri International Remittance di Malaysia. Bank Mandiri memandang pemberdayaan PMI sebagai wujud peran mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja migran dan menopang ketahanan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik.

3. Pendampingan berkelanjutan bagi UMKM dan wirausaha muda

UMKM binaan Bank Mandiri yang hadir dalam Inacraft 2026. (dok. Bank Mandiri)

Untuk melengkapi akses pembiayaan, sepanjang 2025 sebanyak 17.600 UMKM mendapat pendampingan melalui Rumah BUMN, sementara program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) melahirkan 20 finalis wirausaha terbaik dari upaya mencetak generasi pengusaha masa depan. Berbagai inisiatif itu dirancang saling melengkapi, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh akses layanan keuangan dan pembiayaan, namun juga pendampingan dan peluang peningkatan kapasitas usaha secara konsisten.

Henry menegaskan, keseluruhan program itu merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri menghadirkan keunggulan yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem sosial dan ekonomi yang berdampak luas.

"Kami percaya pertumbuhan Bank Mandiri akan semakin bermakna ketika manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat. Melalui perluasan akses keuangan, pembiayaan produktif, pemberdayaan PMI, dan penguatan kapasitas UMKM, kami ingin terus berkontribusi membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan lestari," tutup Henry. (WEB)

Editorial Team

Related Article