Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Investor Kripto RI Ramai-Ramai Masuk Aset Tokenisasi Global
ilustrasi investasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
  • Minat investor kripto Indonesia terhadap aset global meningkat signifikan pada semester I-2026, terlihat dari lonjakan 40 persen trader tokenized stocks di platform Pintu.
  • Kapitalisasi pasar Real-World Assets (RWA) global mencapai 32,23 miliar dolar AS per Juni 2026, didorong adopsi luas tokenisasi oleh institusi keuangan dan investor ritel.
  • Penerapan pajak final rendah, transaksi 24 jam, serta kemudahan pakai rupiah mendorong minat investor; kini tersedia 48 aset tertokenisasi mencakup saham global dan instrumen investasi lintas sektor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Minat investor kripto Indonesia untuk berinvestasi pada aset global melalui skema tokenisasi terus meningkat sepanjang semester I-2026. Itu terlihat dari bertambahnya transaksi tokenisasi aset, termasuk saham-saham Amerika Serikat (AS) yang tersedia dalam bentuk token di jaringan blockchain.

Salah satu indikatornya terlihat dari data PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad menyampaikan, jumlah monthly unique trader tokenized stocks di platform tersebut meningkat 40 persen pada Mei 2026 dibandingkan Januari 2026.

"Secara spesifik bahkan, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) & SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat secara bulanan April-Mei, naik masing-masing +64 persen dan +51 persen. Kenaikan ini sejalan dengan minat investor secara global terhadap tokenisasi aset,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).

1. Kapitalisasi pasar RWA terus tumbuh

ilustrasi seorang pria menganalisis grafik mata uang kripto di monitor layar sentuh (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Pertumbuhan tokenisasi aset juga tercermin dari perkembangan sektor Real-World Assets (RWA) secara global. Berdasarkan data RWA.xyz per 25 Juni 2026, kapitalisasi pasar RWA on-chain telah mencapai 32,23 miliar dolar AS, melonjak dari sekitar 1,8 miliar dolar AS pada awal 2024.

Lonjakan tersebut didorong oleh semakin luasnya adopsi tokenisasi aset oleh institusi keuangan global serta meningkatnya minat investor ritel untuk memperoleh akses yang lebih fleksibel ke pasar internasional.

"Kami melihat tokenisasi aset bukan hanya menjadi tren, tetapi juga inovasi yang membuka akses investasi lintas batas yang sebelumnya sulit dijangkau oleh investor ritel," ujarnya.

2. Faktor yang mendorong transaksi

Ilustrasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Menurut Iskandar, meningkatnya transaksi tokenisasi aset di Indonesia turut dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya ialah penerapan pajak final sebesar 0,21 persen yang hanya dikenakan saat investor melakukan penjualan aset.

Selain itu, investor dapat melakukan transaksi selama 24 jam tanpa harus menunggu jam operasional pasar. Kemudahan pembelian menggunakan mata uang rupiah tanpa perlu melakukan konversi juga menjadi faktor yang mendorong minat investor terhadap tokenisasi aset.

"Seiring dengan meningkatnya transaksi tokenisasi aset secara global, di Indonesia tumbuhnya transaksi tokenisasi aset di kalangan investor finansial didorong oleh beberapa faktor," paparnya.

3. Pilihan aset terus bertambah

ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)

Saat ini, terdapat 48 aset tertokenisasi di Pintu yang mencakup berbagai sektor industri global. Aset tersebut mencakup saham perusahaan seperti Apple, Alphabet, Meta Platforms, Tesla, NVIDIA, Microsoft, Amazon, dan JPMorgan Chase & Co.

Selain itu, tersedia pula berbagai instrumen investasi lain yang memberikan eksposur ke sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI), keuangan, barang konsumsi, kesehatan, energi, aerospace & defense, logam mulia, obligasi pemerintah Amerika Serikat, hingga ETF global.

Iskandar menyampaikan PINTU akan terus menambah pilihan aset tertokenisasi yang berkualitas disertai edukasi kepada masyarakat agar investor Indonesia memiliki akses yang lebih mudah, aman, dan teregulasi untuk berinvestasi di berbagai aset global.

"Ke depan, Pintu akan terus menghadirkan pilihan aset tertokenisasi yang berkualitas serta edukasi yang komprehensif agar masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan peluang investasi global dengan lebih optimal," kata dia.

Editorial Team

Related Article