- Buka aplikasi PLN Mobile
- Pilih menu Pengaduan
- Isi detail gangguan secara lengkap
- Kirim dan pantau status laporanmu
PLN Edukasi Pelajar Laporkan Potensi Bahaya Listrik, Ini Caranya

- PLN UIP2B Jamali mengedukasi ratusan siswa SMK Negeri 1 Denpasar mengenai keselamatan ketenagalistrikan.
- Siswa mempelajari kondisi seperti pohon dekat jaringan, bangunan yang melanggar jarak aman, dan layang-layang di sekitar saluran listrik.
- PLN Mobile diperkenalkan untuk memperoleh layanan kelistrikan dan melaporkan potensi bahaya agar ditindaklanjuti petugas PLN.
Jakarta, IDN Times - General Manager PLN UIP2B Jamali Munawwar Furqan mengatakan masyarakat perlu mengenali potensi bahaya di sekitar jaringan listrik untuk mencegah gangguan. PLN Mobile dapat digunakan untuk melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan jaringan listrik.
Hal itu disampaikan saat PLN UIP2B Jamali melalui PLN UP2B Bali mengedukasi ratusan siswa SMK Negeri 1 Denpasar tentang keselamatan ketenagalistrikan. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi mengenai keselamatan berlistrik di era digital.
“Semakin dini potensi gangguan diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan. Karena itu, kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan sistem kelistrikan,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
1. Cara melaporkan potensi bahaya listrik

Ilustrasi PLN Mobile. (dok. PLN) Manager PLN UP2B Bali Komang Teddy Indra Kusuma mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam keselamatan ketenagalistrikan. Kedekatan mereka dengan teknologi digital juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
"Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor budaya aman berlistrik dengan memanfaatkan PLN Mobile sebagai sarana memperoleh layanan sekaligus melaporkan potensi gangguan. Partisipasi masyarakat akan semakin memperkuat upaya PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan Bali," tuturnya.
Berikut cara melaporkan potensi bahaya atau gangguan listrik:
2. Para siswa belajar soal keselamatan listrik

PT PLN (Persero) mengantisipasi ancaman bahaya listrik di banjir Ujoh Bilang Mahakam Ulu Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (28/11/2023). Foto PLN Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat penjelasan tentang sejumlah kondisi yang dapat mengganggu jaringan listrik. Misalnya, pohon yang terlalu dekat dengan jaringan, bangunan yang melanggar jarak aman, serta aktivitas bermain layang-layang di sekitar saluran listrik.
Siswa juga diperkenalkan dengan PLN Mobile sebagai sarana memperoleh layanan kelistrikan dan melaporkan potensi bahaya agar dapat ditindaklanjuti petugas PLN. Pengetahuan tersebut kemudian diharapkan diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Kegiatan di SMK Negeri 1 Denpasar itu turut dihadiri Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali I Wayan Suwira, Kepala SMK Negeri 1 Denpasar I Wayan Mustika, dan Manager PLN UP2B Bali Komang Teddy Indra Kusuma.
3. Sekolah apresiasi edukasi keselamatan listrik

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik. (Dok. PLN UID Lampung). Kepala SMK Negeri 1 Denpasar I Wayan Mustika mengapresiasi edukasi yang diberikan PLN UP2B Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut memberi pengetahuan kepada siswa tentang keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mengenalkan layanan digital PLN.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PLN UP2B Bali karena memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi para siswa. Kami berharap para siswa dapat menjadi contoh dan menyebarkan pemahaman ini kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitarnya,” ujar Wayan.





















