Iran Beri Kode Damai, Rupiah Akhirnya Bisa Napas Pagi Ini

- Rupiah menguat tipis ke level Rp16.885 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis, didorong sentimen positif dari kabar damai di Timur Tengah.
- Sinyal Iran untuk kembali berunding menenangkan pasar global, membuat investor mulai melirik mata uang negara berkembang termasuk rupiah.
- Pengamat memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.800–Rp16.950 per dolar AS hari ini, dengan potensi pelemahan jika menembus Rp17.000.
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terpantau menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat mengawali perdagangan Kamis (5/3/2026). Rupiah dibuka di posisi Rp16.901 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.07 WIB, rupiah sudah berada di level Rp16.885 per dolar AS, menguat 7 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.892 per dolar AS.
1. Angin segar damai Timur Tengah jadi penopang rupiah
Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai rupiah berpotensi terus menguat terhadap dolar AS, dipicu membaiknya sentimen pasar setelah adanya harapan de-eskalasi atau penurunan ketegangan terkait perang di Timur Tengah.
Iran memberikan sinyal atau niat untuk kembali masuk ke meja perundingan. Kabar damai tersebut membuat pelaku pasar sedikit tenang dan mulai kembali melirik mata uang negara berkembang seperti rupiah.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen yang membaik oleh harapan de-eskalasi perang di Timteng menyusul berita bahwa Iran mensinyalkan niat untuk kembali berunding," kata Lukman.
2. AS jamin keamanan jalur minyak bakal bikin harga energi stabil
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Angkatan Laut AS siap menyediakan pengawalan bagi kapal komersial jika dibutuhkan, menjanjikan jalur pelayaran dunia tetap aman.
"Meskipun eskalasi militer telah menopang harga, tanda-tanda upaya internasional untuk mengamankan jalur pelayaran dapat meredam kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat," kata Ibrahim.
3. Proyeksi pergerakan rupiah sepanjang hari ini
Melihat kinerja sejak awal tahun, rupiah saat ini tercatat melemah sebesar 1,31 persen. Dalam kurun setahun terakhir atau 52 minggu, rupiah bergerak di rentang Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS.
Untuk perdagangan hari ini, Lukman memprediksi mata uang Garuda akan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Ibrahim memproyeksikan rupiah di kisaran Rp16.890-Rp16.940 per dolar AS. Dia mengingatkan jika rupiah sampai menembus angka Rp17.000 pada bulan ini, maka target pelemahan ke Rp17.400 di tahun ini kemungkinan besar akan tercapai.







.jpg)









